Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 September 2025 | 19.29 WIB

Rio Ferdinand Kritik Keras Taktik Ruben Amorim di Manchester United: Strateginya Minim Konsistensi

Rio Ferdinand menilai rotasi lini belakang Manchester United mengganggu konsistensi tim. - Image

Rio Ferdinand menilai rotasi lini belakang Manchester United mengganggu konsistensi tim.

Jawapos.com - Manchester United baru saja meraih kemenangan penting di Premier League saat berhasil menekuk Chelsea dengan skor 2-1. Namun, hasil positif itu tak lantas membuat semua pihak puas.

Salah satu yang angkat suara adalah legenda Setan Merah, Rio Ferdinand, yang memberikan kritik keras terhadap taktik sang pelatih, Ruben Amorim.

Ferdinand menyoroti kebijakan Amorim dalam merotasi pemain di lini belakang. Melalui podcast miliknya, Rio Ferdinand Present, Rio mengatakan bahwa keputusan untuk mengubah komposisi bek tengah terlalu sering justru bisa berdampak buruk pada konsistensi permainan.

“Pertahanan butuh kestabilan. Kalau gonta-ganti terus, chemistry pemain bisa terganggu,” ujar Ferdinand.

Eks pemain Manchester United itu juga membandingkan tim asuhan Ruben Amorim dengan tim besar lainnya di Liga Inggris, yaitu Liverpool yang kerap memainkan Virgil Van Dijk dan Ibrahima Konate di lini tengah secara konsisten setiap pertandingan.

Ferdinand menilai, meski hasil akhir di papan skor terlihat memuaskan, cara bermain Setan Merah di bawah Amorim masih belum sepenuhnya meyakinkan. Terutama dalam transisi bertahan, di mana koordinasi antarpemain kerap terlihat goyah.

Hal tersebut, menurut Ferdinand, bisa berakibat fatal ketika United menghadapi lawan-lawan dengan lini serang lebih tajam.

Di sisi lain, Amorim dikenal sebagai pelatih yang tidak ragu mengambil risiko. Mantan pelatih Sporting CP itu datang ke Old Trafford dengan membawa filosofi permainan yang menekankan fleksibilitas.

Baginya, rotasi merupakan bagian dari strategi jangka panjang agar seluruh skuad bisa beradaptasi di berbagai situasi.

Namun, Ferdinand justru menilai langkah itu terlalu spekulatif.

“Manchester United bukan laboratorium eksperimen. Klub sebesar ini butuh pondasi kuat, terutama di lini belakang. Fans ingin melihat pertahanan yang solid, bukan terus-menerus berubah,” ucap Rio Ferdinand.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore