Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 September 2025 | 21.36 WIB

Dahulu Menolak, Kini Etzaz Hussain yang Lahir di Norwegia Terima Panggilan Timnas Pakistan, Berkat Pengaruh Pelatih Nolberto Solano

Etzaz Husain ketika membela klub Molde di Liga Norwegia (Dok. Instagram) - Image

Etzaz Husain ketika membela klub Molde di Liga Norwegia (Dok. Instagram)

JawaPos.com - Etzaz Hussain akhirnya resmi menerima panggilan untuk memperkuat timnas Pakistan. Padahal, gelandang berusia 32 tahun itu sempat menolak tawaran yang sama beberapa tahun lalu. Keputusan barunya ini tak lepas dari perubahan situasi di federasi sepakbola Pakistan  serta faktor kehadiran pelatih kepala asal Peru Nolberto Solano.

Hussain, yang lahir di Oslo, Norwegia, pada 27 Januari 1993, sebelumnya menolak bergabung karena merasa ada figur-figur problematik di tubuh federasi sepak bola Pakistan. 

Namun, kali ini ia menilai ada angin segar dalam tubuh tim. Nama besar Solano, mantan bintang timnas Peru dan eks pemain yang sempat bersinar di Liga Inggris  bersama Newcastle United serta West Ham, juga disebut menjadi alasan kuat dirinya akhirnya bersedia memperkuat negara asal orang tuanya.

Akar Keluarga dari Pakistan

Meskipun lahir dan besar di Norwegia, darah Pakistan begitu kental mengalir dalam diri Hussain. Ayahnya berasal dari kota Khairan, sementara ibunya lahir di Gujrat. 

Hubungan emosional dengan tanah leluhur inilah yang semakin memperkuat pilihannya setelah sempat lama berkarier di Eropa.

Di level internasional, Hussain sebelumnya sempat tampil membela timnas junior Norwegia dari U-16 hingga U-23. Namun, kesempatan untuk masuk skuad senior Norwegia tidak pernah datang. Hal itu membuka jalan baginya untuk akhirnya menerima panggilan Pakistan.

Perjalanan Panjang Karier Klub

Karier sepak bola Hussain dimulai dari tim junior Langhus pada 2009. Tak lama berselang, bakatnya menarik perhatian raksasa Inggris, Manchester United. Ia sempat membela tim akademi MU pada periode 2009–2011 sebelum kembali ke Norwegia bersama Valerenga.

Debut seniornya datang pada 2011 bersama Fredrikstad, mencatatkan 32 penampilan dan lima gol. Performa solid itu membawanya ke Molde, klub papan atas Liga Norwegia, di mana ia benar-benar menemukan peforma terbaiknya. Bersama Molde pada periode pertama (2012–2015), ia tampil 78 kali dan menyumbang enam gol.

Petualangan internasionalnya sempat membawanya ke Turki bersama Sivasspor pada 2016, lalu ke Kroasia bersama NK Rudes. 

Namun, keduanya tak berjalan panjang. Pada 2017, Hussain kembali ke Molde dan bertahan hingga 2023 dengan catatan impresif: 124 laga dan 22 gol.

Sempat dipinjamkan ke ODD pada 2017, Hussain kemudian kembeli menjajal bertualang ke Luar Negri kali ini ia memilih berkarir di Liga Siprus bersama Apollon Limassol pada musim 2023–2024, tampil tujuh kali. 

Kini, sejak 2024, ia kembali memperkuat ODD di Norwegia dan sudah mencatat 38 penampilan.

Etzaz Hussain bukan sekadar pemain biasa. Ia tercatat mengoleksi empat gelar liga Norwegia bersama Molde pada musim 2012, 2014, 2019, dan 2022. Selain itu, ia juga membantu klubnya meraih trofi Norwegian Cup pada 2013, 2014, serta edisi 2021–2022.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore