
Etzaz Husain ketika membela klub Molde di Liga Norwegia (Dok. Instagram)
JawaPos.com - Etzaz Hussain akhirnya resmi menerima panggilan untuk memperkuat timnas Pakistan. Padahal, gelandang berusia 32 tahun itu sempat menolak tawaran yang sama beberapa tahun lalu. Keputusan barunya ini tak lepas dari perubahan situasi di federasi sepakbola Pakistan serta faktor kehadiran pelatih kepala asal Peru Nolberto Solano.
Hussain, yang lahir di Oslo, Norwegia, pada 27 Januari 1993, sebelumnya menolak bergabung karena merasa ada figur-figur problematik di tubuh federasi sepak bola Pakistan.
Namun, kali ini ia menilai ada angin segar dalam tubuh tim. Nama besar Solano, mantan bintang timnas Peru dan eks pemain yang sempat bersinar di Liga Inggris bersama Newcastle United serta West Ham, juga disebut menjadi alasan kuat dirinya akhirnya bersedia memperkuat negara asal orang tuanya.
Akar Keluarga dari Pakistan
Meskipun lahir dan besar di Norwegia, darah Pakistan begitu kental mengalir dalam diri Hussain. Ayahnya berasal dari kota Khairan, sementara ibunya lahir di Gujrat.
Hubungan emosional dengan tanah leluhur inilah yang semakin memperkuat pilihannya setelah sempat lama berkarier di Eropa.
Di level internasional, Hussain sebelumnya sempat tampil membela timnas junior Norwegia dari U-16 hingga U-23. Namun, kesempatan untuk masuk skuad senior Norwegia tidak pernah datang. Hal itu membuka jalan baginya untuk akhirnya menerima panggilan Pakistan.
Perjalanan Panjang Karier Klub
Karier sepak bola Hussain dimulai dari tim junior Langhus pada 2009. Tak lama berselang, bakatnya menarik perhatian raksasa Inggris, Manchester United. Ia sempat membela tim akademi MU pada periode 2009–2011 sebelum kembali ke Norwegia bersama Valerenga.
Debut seniornya datang pada 2011 bersama Fredrikstad, mencatatkan 32 penampilan dan lima gol. Performa solid itu membawanya ke Molde, klub papan atas Liga Norwegia, di mana ia benar-benar menemukan peforma terbaiknya. Bersama Molde pada periode pertama (2012–2015), ia tampil 78 kali dan menyumbang enam gol.
Petualangan internasionalnya sempat membawanya ke Turki bersama Sivasspor pada 2016, lalu ke Kroasia bersama NK Rudes.
Namun, keduanya tak berjalan panjang. Pada 2017, Hussain kembali ke Molde dan bertahan hingga 2023 dengan catatan impresif: 124 laga dan 22 gol.
Sempat dipinjamkan ke ODD pada 2017, Hussain kemudian kembeli menjajal bertualang ke Luar Negri kali ini ia memilih berkarir di Liga Siprus bersama Apollon Limassol pada musim 2023–2024, tampil tujuh kali.
Kini, sejak 2024, ia kembali memperkuat ODD di Norwegia dan sudah mencatat 38 penampilan.
Etzaz Hussain bukan sekadar pemain biasa. Ia tercatat mengoleksi empat gelar liga Norwegia bersama Molde pada musim 2012, 2014, 2019, dan 2022. Selain itu, ia juga membantu klubnya meraih trofi Norwegian Cup pada 2013, 2014, serta edisi 2021–2022.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
