
Gary Neville Beri Batas Waktu untuk Amorim, Tekanan di Manchester United Memuncak
JawaPos.com-Pasca kekalahan Manchester United dari Manchester City, pelatih Ruben Amorim menggelar konferensi pers.
Dilansir dari kanal youtube Manchester United, pada Senin (15/9), Amorim secara terbuka mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap performa pertahanan tim. Secara khusus dia menyoroti gol-gol yang bersarang di gawang mereka.
Dia menyatakan, gol pertama seharusnya bisa dihindari. Untuk gol kedua, Amorim menjelaskan bahwa meskipun tim sudah menekan City, pendekatan mereka salah. Sebab, bukannya menutup ruang, mereka malah membiarkan dua pemain City berada dalam situasi satu lawan satu.
Sementara itu, gol ketiga terjadi karena kebingungan di antara para pemain, yang menyisakan terlalu banyak ruang bagi pemain lawan, untuk dieksploitasi dan mencetak gol.
"Tim lawan lebih baik dalam memanfaatkan momen-momen kunci dan transisi. Saya mengakui tembakan hebat dari Ryan namun tetap menegaskan bahwa City unggul dalam situasi-situasi krusial tersebut," ungkap Amorim.
"Kunci dalam pertandingan besar seperti ini adalah memanfaatkan momen-momen penting. City berhasil melakukannya sementara kami tidak," tambah Amorim.
Amorim juga menanggapi kritik terkait keputusannya memainkan Bruno Fernandes di posisi gelandang yang lebih dalam. Dia berargumen bahwa hasil akhir seringkali menentukan narasi.
"Saya membela keputusan taktis dengan perlunya mencoba hal-hal baru dan bereksperimen dengan dinamika tim dan kombinasi pemain, seperti menggunakan pemain dengan kecepatan di lini depan," ujar Amorim.
Amorim juga menyampaikan kepada penggemar, dia akan memberikan segalanya dan selalu membuat keputusan berdasar apa yang terbaik untuk klub. Dia menegaskan, bahwa hal-hal lain di luar itu bukan keputusannya.
"Selama saya masih menjabat, saya akan melakukan terbaik untuk memenangkan pertandingan. Saya juga mengungkapkan perasaan pribadinya, mengakui bahwa saya lebih menderita daripada mereka (para penggemar) atas hasil yang ada," tandas Amorim.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
