Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 September 2025 | 13.40 WIB

Debut Andre Onana di Trabzonspor: Tampil Gemilang Meski Timnya Harus Kalah dari Fenerbahce

Penjaga gawang Andre Onana. (instagram.com) - Image

Penjaga gawang Andre Onana. (instagram.com)

JawaPos.com-Andre Onana resmi menjalani debut bersama klub barunya, Trabzonspor, setelah beberapa waktu lalu memutuskan meninggalkan Manchester United dengan status pinjaman. 

Namun, debut kiper asal Kamerun itu harus diwarnai dengan kekalahan 1-0 dari tuan rumah Fenerbahce pada laga lanjutan Liga Super Turki, Minggu (14/9). Meski pulang tanpa poin, penampilan Andre Onana justru menjadi sorotan utama di pertandingan ini. 

Dia berdiri kokoh di bawah mistar gawang, Onana berhasil mencatatkan sembilan penyelamatan krusial yang membuat Trabzonspor terhindar dari kekalahan dengan skor lebih besar. 

Akun Instagram @faktabola bahkan menampilkan Onana mendapatkan rating 8,7 untuk performanya di pertandingan debut. Angka yang cukup tinggi untuk seorang pemain yang bermain di lapangan.

Fenerbahce Dominasi Penuh Pertandingan 

Sejak awal laga, Fenerbahce terlihat begitu dominan. Statistik mencatat mereka menguasai 73 persen ball possession, sementara Trabzonspor hanya mampu menguasai 27 persen. Tekanan demi tekanan dilancarkan tim tuan rumah hingga memaksa Andre Onana harus bekerja ekstra keras.

Fenerbahce tercatat melepaskan 29 tembakan sepanjang pertandingan, dengan sembilan di antaranya mengarah tepat ke gawang. Dari jumlah tersebut, delapan kali pula Onana berhasil melakukan penyelamatan gemilang.

Selain itu, dia juga melakukan empat diving saves. Onana total membuat 1,63 goals prevented.

Sementara Trabzonspor hanya mampu melepaskan satu tembakan sepanjang laga, menggambarkan betapa sulitnya mereka keluar dari tekanan tuan rumah.

Trabzonspor Bermain dengan 10 Pemain Sejak Awal

Situasi semakin rumit bagi Trabzonspor setelah gelandang bertahan O. Yokoslu diganjar kartu merah pada menit ke-20. Bermain dengan 10 orang membuat mereka semakin kesulitan mengimbangi permainan cepat Fenerbahce.

Keunggulan jumlah pemain akhirnya dimanfaatkan tuan rumah pada menit ke-45. Striker anyar mereka, Youssef En-Nesyri, berhasil memecah kebuntuan lewat penyelesaian klinis. Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta hingga peluit panjang berbunyi.

Kekalahan ini tentu menjadi awal yang sulit bagi Trabzonspor. Namun, sorotan utama tetap tertuju pada penampilan Onana. Meski baru bergabung, dia langsung menunjukkan permainan kelas dunia, penampilannya yang sempat menurun saat memperkuat Manchester United membuat Onana sering menjadi bahan olok-olokan.

Keberhasilan menahan gempuran 9 tembakan membuktikan Onana masih memiliki refleks tajam dan ketenangan di bawah tekanan. Dengan rating 8,7, dia bahkan menjadi pemain dengan penampilan terbaik di skuad Trabzonspor pada laga tersebut.

Fans Trabzonspor bisa sedikit lega meski tim kesayangan mereka gagal mencuri poin. Kehadiran Onana diyakini akan menjadi fondasi penting bagi pertahanan klub sepanjang musim ini.

Jika lini belakang mampu tampil lebih disiplin dan agresif di laga-laga berikutnya, kerja keras Onana di bawah mistar gawang bisa lebih maksimal. Onana cukup puas dengan performa perdananya meski hasil akhir belum sesuai harapan. Debut ini menjadi ajang pembuktian bahwa dia masih bisa tampil konsisten di level kompetitif Eropa setelah periode sulit bersama Manchester United.

Trabzonspor selanjutnya akan menghadapi laga kandang pekan depan. Publik tentu menantikan bagaimana Onana kembali menjaga gawangnya, kali ini dengan harapan dukungan penuh dari para suporter sendiri.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore