
Dari kiri, pelatih Chelsea Enzo Maresca, Enzo Fernandez, dan Nicolas Jackson. (BBC)
JawaPos.com - Federasi Sepak Bola Inggris (FA) secara resmi mengumumkan bahwa Chelsea FC didakwa dengan 74 pelanggaran aturan terkait agen pemain, perantara, dan investasi pihak ketiga dalam pemain. Tuduhan ini berkaitan dengan aktivitas klub pada periode kepemilikan Roman Abramovich, terutama antara musim 2010/11 hingga 2015/16.
Dalam keterangan resminya, FA menjelaskan bahwa dugaan pelanggaran mencakup beberapa peraturan, antara lain regulasi pada FA Football Agents Regulations, FA Regulations on Working with Intermediaries, serta FA Third Party Investment in Players Regulations.
FA menilai bahwa dalam kurun waktu tersebut terdapat pengaturan dan pembayaran tertentu yang tidak sesuai dengan regulasi yang berlaku.
"Asosiasi Sepak Bola (The Football Association) pada hari ini telah mendakwa Chelsea FC atas pelanggaran Peraturan Agen Sepak Bola FA (FA Football Agents Regulations) J1 dan C2, Peraturan FA tentang Bekerja dengan Perantara (The FA Regulations on Working with Intermediaries) A2 dan A3, serta Peraturan FA tentang Investasi Pihak Ketiga dalam Pemain (The FA Third Party Investment in Players Regulations) A1 dan B3," tulis FA dikutip melalui laman resminya, Kamis (11/9).
Chelsea diberi waktu hingga 19 September 2025 untuk memberikan jawaban resmi atas dakwaan ini. Setelah batas waktu tersebut, FA akan melanjutkan proses sesuai prosedur, yang dapat mencakup sidang dan pemeriksaan lanjutan.
Pihak Chelsea menyampaikan bahwa dugaan pelanggaran ini pertama kali ditemukan saat proses pemeriksaan internal ketika kepemilikan klub beralih ke konsorsium Todd Boehly dan Clearlake Capital pada Mei 2022.
Klub menegaskan telah melaporkan hal tersebut kepada otoritas terkait, termasuk FA, segera setelah pengambilalihan diselesaikan.
"Grup pemilik klub menyelesaikan pembelian klub pada 30 Mei 2022. Selama proses uji tuntas menyeluruh sebelum penyelesaian pembelian, grup pemilik menyadari potensi laporan keuangan yang tidak lengkap mengenai transaksi historis dan potensi pelanggaran lain terhadap peraturan FA. Segera setelah pembelian selesai, Klub melaporkan sendiri masalah ini kepada semua regulator yang relevan, termasuk FA," tulis Chelsea dikutip melalui laman resmi klub, Kamis (11/9).
Proses selanjutnya akan bergantung pada hasil tanggapan resmi Chelsea dan evaluasi lebih lanjut dari FA terhadap dakwaan yang telah diajukan.
Chelsea juga mengaku telah menunjukkan transparansi yang belum pernah terjadi sebelumnya selama proses tersebut, termasuk dengan memberikan akses komprehensif ke arsip dan data historis Klub.
"Kami akan terus bekerja sama dengan FA untuk menyelesaikan masalah ini secepat mungkin. Kami ingin menyampaikan rasa terima kasih kami kepada FA atas keterlibatan mereka dengan Klub dalam kasus yang rumit ini, yang fokusnya adalah pada masalah yang terjadi lebih dari satu dekade yang lalu," tutup rilis Chelsea.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
