Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 September 2025 | 23.22 WIB

Raphinha Keluhkan Ketinggian 4.100 Meter Stadion Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Brasil Kalah 1-0 dari Bolivia

Raphinha akan menjadi andalan Carlo Ancelotti saat Vinicius Junior dan Rodrygo tidak dipanggil. (Instagram/@raphinha) - Image

Raphinha akan menjadi andalan Carlo Ancelotti saat Vinicius Junior dan Rodrygo tidak dipanggil. (Instagram/@raphinha)

JawaPos.com - Raphinha, penyerang Barcelona, kembali membela tim nasional Brasil saat menghadapi Bolivia dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan tersebut digelar di Estadio Municipal El Alto, Bolivia, yang berada di ketinggian sekitar 4.100 meter di atas permukaan laut. Brasil menelan kekalahan 1-0 dalam laga itu, sementara Raphinha baru masuk bermain pada 30 menit terakhir pertandingan.

Setelah laga berakhir, Raphinha menyampaikan rasa tidak nyaman terkait kondisi yang dialaminya di lapangan. Ia menyoroti tantangan fisik yang muncul akibat tipisnya oksigen di ketinggian tersebut. Menurutnya, situasi ini membuat pemain kesulitan untuk tampil maksimal sepanjang pertandingan.

"Sejak sebuah tim memaksa Anda bermain di ketinggian 4.000 meter untuk bisa memenangkan pertandingan, saya pikir itu sangat merugikan tim-tim lain," ujar Raphinha dikutip melalui laman Diario Sport, Rabu (10/9).

Selain faktor ketinggian, Raphinha juga menyinggung soal keputusan wasit yang memberikan penalti untuk Bolivia. Ia menyebut bahwa dalam pertandingan yang sudah sulit karena kondisi lingkungan, keputusan semacam itu menambah beban bagi timnya.

"Dan kemudian, dalam pertandingan yang seimbang seperti yang kami mainkan, wasit mengada-ada penalti. Saya pikir itu semakin mempersulit permainan kami di lapangan," lanjutnya.

Raphinha menegaskan bahwa tujuan utama Brasil, yaitu memastikan tiket Piala Dunia 2026, sudah tercapai. Namun, pengalaman bermain di ketinggian ekstrem dan hasil yang tidak memuaskan membuatnya meninggalkan lapangan dengan rasa frustrasi.

Sementara itu, Ancelotti menyebut pertandingan itu 'unik', sangat berbeda dari yang lain yang telah kami mainkan, karena ada situasi yang sangat merugikan kami.

"Dia juga memprotes insiden penalti, VAR ikut campur dalam keputusan wasit dan ini adalah hal-hal yang bisa diperbaiki," kata Ancelotti dikutip melalui laman Diario Sport.

"Hal positif dari pertandingan hari ini, saya melihat upaya tim, para pemain, karena sangat sulit bermain di sini. Itu sudah diketahui. Para pemain berusaha luar biasa, pertandingan itu sangat rumit, sulit, baik dari sisi teknis maupun fisik," tambahnya.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore