Wasit keluarkan 17 kartu merah langsung dalam satu laga di Copa Bolivia. (@433/X).
JawaPos.com - Pertandingan perempat final Copa Bolivia antara Blooming dan Real Oruro berakhir dengan kericuhan besar. Sebanyak 17 pemain dan staf harus diusir wasit setelah baku hantam pecah sesaat setelah peluit akhir berbunyi.
Pertandingan leg kedua perempat final Copa Bolivia antara Blooming dan Real Oruro yang berakhir imbang 2-2 justru menyisakan insiden memalukan.
Keributan bermula ketika pemain Real Oruro, Sebastián Zeballos, terlihat marah dan harus ditahan oleh pemain Blooming.
Namun, Zeballos akhirnya lolos dari pegangan dan mulai mendorong pemain lawan. Situasi makin memanas ketika rekan setimnya, Julio Vila, ikut terpancing emosi dan melempar pukulan yang memicu baku hantam besar di tengah lapangan.
Menurut laporan media Bolivia El Potosi yang dilansir dari The Sun, puluhan pemain dan staf kedua tim saling terlibat dalam baku hantam.
Adegan memalukan itu bahkan membuat polisi terpaksa menembakkan gas air mata untuk menghentikan aksi kekerasan. Sekitar 20 polisi diterjunkan untuk mengamankan situasi.
Pelatih Real Oruro, Marcelo Robledo, juga terlibat dalam adu dorong dengan staf lawan hingga terjatuh. Laporan Vision360 menyebutkan bahwa Robledo mengalami cedera bahu dan benturan di kepala hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Sementara itu, seorang ofisial Blooming dilaporkan mengalami patah tulang pipi akibat insiden adu jotos.
Wasit Renan Castillo akhirnya mengeluarkan total 17 kartu merah yang meliputi tujuh pemain Blooming, empat pemain Oruro, serta kedua pelatih beserta asistennya. Bahkan, pemain Blooming Cesar Menacho telah diusir lebih dulu di tengah pertandingan karena berkata kasar.
Wasit Castillo memastikan bahwa seluruh detail insiden akan dikirim ke Tribunal Disipliner Olahraga Bolivia untuk ditindaklanjuti.
Pascakejadian, belum ada pernyataan resmi dari pihak Blooming ataupun dari Real Oruro terkait insiden tersebut.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
