
Kapten Timnas Inggris Harry Kane berduel dengan Marc Vales dan Christian Garcia Gonzalez. (Dok. Sky Sports)
JawaPos.com–Legenda Manchester United Roy Keane kritik penampilan timnas Inggris walau memetik kemenangan 2-0 saat menghadapi Andorra di kualifikasi Piala Dunia zona Eropa grup K. Pertandingan digelar pada Sabtu (6/9) malam WIB.
Melansir dari Sky Sports, Keane menyampaikan bahwa timnas Inggris kembali menunjukkan permainan lama mereka di lapangan dengan melakukan umpan menyamping, kemudian kembali ke belakang dalam kemenangan yang kurang meyakinkan atas Andorra.
Gol bunuh diri bek Els Tricolors, Christian Garcia Gonzalez pada babak pertama menit ke-25 dan sundulan Declan Rice membawa The Three Lion mempertahankan rekor tak terkalahkan dalam empat pertandingan. Inggris mengoleksi 12 poin memuncaki klasemen grup K.
Kritik Keane tak sembarangan, statistik mencatatkan bahwa tim asuhan Thomas Tuchel tersebut menguasai bola hingga 83 persen, tetapi percobaan tendangan mereka hanya 11 kali. Tercatat tujuh tendangan yang benar-benar mengarah ke gawang kiper Andorra Iker Alvarez.
Statistik tersebut menunjukkan bahwa perkataan Keane tentang pasukan The Three Lions yang selalu memainkan umpan menyampung, kemudian kembali ke belakang adalah benar adanya.
Konferensi pers sebelum pertandingan Inggris vs Andorra, Tuchel sempat memberi harapan kepada para penggemar bahwa timnya siap menunjukkan intensitas, energi, dan ketajaman klinis yang telah hilang dari skuad The Black Country ini.
Namun, hasilnya berbeda 180 derajat. Inggris kesulitan menemukan celah menembus pertahanan Els Tricolors. Ada banyak peluang untuk mencetak gol, tetapi penampilan yang ditunjukkan melawan Andorra ini bukan yang diharapkan semua penggemar.
"Manajer (timnas Inggris, Thomas Tuchel) tampak tidak terlalu senang (penampilan anak asuhannya) pada akhirnya. Dia terlihat frustrasi di babak kedua. Kita bicara soal menetapkan standar tinggi dan membangun kebiasaan positif di lapangan,” ujar Keane di ITV.
"Saya masih berpikir (timnas) Inggris kembali ke kebiasaan lama mereka malam ini (laga melawan Andorra), terutama di babak kedua. Mereka selalu melakukan umpan menyamping kemudian kembali ke belakang," imbuh dia.
"Kita melihat dua gol mereka (timnas Inggris), terutama yang kedua (dari Declan Rice), hanya dari umpan silang. Mereka harus lebih sering melepaskan umpan silang, jangan mempersulit permainan sendiri dan saya masih berpikir mereka terlalu sering (umpan) mundur," tandas Roy Keane.
Berbeda dengan pendapat Roy Keane, Tuchel sebagai pemimpin di bangku cadangan timnas Inggris melihat adanya kemajuan yang terjadi dalam skuad pada kemenangan 2-0 melawan Andorra ini.
"Saya sangat positif tentang tim yang ada di kamp saat ini dan bagaimana mereka menampilkan diri, bagaimana mereka berperilaku, bagaimana mereka berlatih, dan bagaimana kami bermain hari ini," papar Tuchel.
"Saya sepenuhnya yakin bahwa kami berada di jalan yang benar," ujar pelatih kelahiran Jerman berusia 52 tahun tersebut dalam konferensi pers pascapertandingan.
Selain itu, eks juru taktik Chelsea ini memberi kritik terhadap trio penyerang The Three Lions. Eberechi Eze, Noni Madueke, dan Marcus Rashford, yang kurang memberikan kontribusi pada laga ini.
"Kami melewatkan momen-momen kecil untuk mempercepat (tempo) permainan. Mungkin Ebs (Eze) sedang tidak dalam performa terbaiknya di posisi nomor sepuluh. Dia berlatih dengan sangat baik. (Tetapi) Dalam pengambilan keputusan, ia sedikit kesulitan," terang Tuchel.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
