Duet Wayne Rooney (kiri) dan Michel Owen saat sama-sama membela Manchester United. (News Group Newspapers Ltd)
JawaPos.com – Legenda Timnas Inggris, Michael Owen, marah besar di media sosial pribadinya menanggapi unggahan yang membandingkan dirinya dengan mantan rekan satu timnya di skuad The Three Lions dan Manchester United, Wayne Rooney.
Akun X/@BBCMOTD, milik BBC dengan username Match of The Day pada Jumat (5/9) lalu mengunggah dua gambar Owen dengan Rooney disertai keterangan “Siapa pemain yang lebih baik pada usia 17 tahun, Michael Owen atau Wayne Rooney?”
Di kolom komentar Owen secara agresif membela dirinya dengan menjelaskan statistik panjang-lebar sebagai pembanding dirinya dengan Rooney, kemudian ia juga mencantumkan capaian individunya.
“Di usia 17 tahun, saya mencetak 18 gol Liga Inggris (dengan memenangkan Sepatu Emas sebagai pencetak gol terbanyak), sementara Wazza (Rooney) mencetak 6 gol,” tulis @themichaelowen.
“(Kemudian) Di usia 18 tahun, saya kembali mencetak 18 gol (memenangkan Sepatu Emas lagi dan berada di peringkat ke-4 Ballon d’Or), Wazza mencetak 9 gol. Dalam 7 musim pertama, Wazza tidak pernah mengungguli saya, 117 gol (total gol Owen) vs 80 gol (total gol Rooney).
“Selama itu, saya (sudah) menjadi peraih Ballon d’Or termuda kedua sepanjang masa. Cedera menghalangi saya sejak saat itu, sementara ia mempertahankan performanya,” lanjut pria yang kini berusia 45 tahun tersebut.
“Karena (konsistensi Rooney) itu, ia akan tercatat sebagai pemain yang lebih baik dari saya. Tapi, di usia 17 tahun, tolonglah…,” pungkas Owen.
Komentar kemarahan pesepak bola kelahiran Chester tersebut mendapat jumlah penayangan mencapai 2,8 juta hingga Minggu (7/9) pagi WIB, dengan 19 ribu like, 1.500 komentar dan 3.500 orang membagikan ulang komentar tersebut.
Beberapa komentar warganet juga mendukung dan setuju apa yang dituliskan Owen tentang perbandingan dirinya dengan Rooney di usia muda.
“Owen menulis fakta di sini. Beberapa orang mungkin tidak suka, tapi Owen benar-benar mengerikan saat masih remaja. Orang-orang menyangkal (bahwa Owen lebih hebat), mereka terlalu muda untuk mengingat Owen di masa remaja,” tulis akun X/@Corballyed
“Benci atau cinta dia. Owen masih satu-satunya pemain yang membawa pulang (penghargaan) Ballon d’Or ke Liverpool (di usianya yang baru 22 tahun). Dia membuat banyak anak seperti saya dulu mengikuti Liverpool,” kata akun @Kuulnomsy.
Semua tulisan dan kemarahan Owen, serta komentar para pendukungnya yang membalasnya adalah fakta dan benar adanya. Eks bintang Liverpool ini merupakan pemain Inggris terakhir yang memenangkan Ballon d’Or pada 2001.
Tentu saja, jika membahas keunggulannya dalam hal jumlah gol sebagai wonderkid Owen jauh lebih unggul. Namun, gaya bermain dan konsistensi Rooney bermain sepak bola di level klub bersama Manchester United dan Timnas Inggris lebih banyak disukai pencinta olahraga ini.
Cedera menghalangi Owen untuk menyamai rekor Rooney, tetapi ia tetap mengakhiri kariernya dengan torehan 150 gol dalam 326 pertandingan liga. Sedangkan Rooney mencetak 208 gol di kompetisi tersebut, tetapi membutuhkan 491 laga untuk mencapai angka itu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
