Vitesse Arnhem mengalami kendala serius jelang perjuangan mereka hadapi Eerste Divisie musim ini. (Dok. Vitesse)
JawaPos.com - Vitesse Arnhem akhirnya mendapatkan kembali lisensi profesionalnya dan dipastikan bisa berlaga di Eerste Divisie, kasta kedua Liga Belanda. Namun, kabar gembira itu tak disambut baik para suporternya.
Kabar gembira itu memang tidak sepenuhnya membuat klub asal Gelderland ini bisa bernapas lega.
Pasalnya, sejumlah persoalan serius menanti menjelang laga perdana mereka di Eerste Divisie musim ini, yakni menghadapi Jong AZ Alkmaar pada Sabtu, 13 September 2025.
Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) memang mengizinkan Vitesse untuk kembali tampil setelah drama panjang terkait masalah finansial dan administrasi.
Akan tetapi, mereka harus menerima hukuman berat berupa pengurangan 36 poin sejak awal kompetisi.
Kondisi ini membuat peluang Vitesse untuk bertahan di Eerste Divisie hampir mustahil.
Dengan beban minus poin sebesar itu, tim yang berdiri sejak 14 Mei 1892 tersebut dituntut tampil sempurna sepanjang musim hanya untuk sekadar keluar dari zona degradasi.
Selain hukuman poin, Vitesse juga dibayangi persoalan finansial lain yang tak kalah berat. Klub masih memiliki tunggakan sewa stadion GelreDome yang berkapasitas 21.248 penonton.
KNVB memberikan tenggat waktu hingga 1 Oktober 2025 sebagai batas akhir pembayaran.
Jika Vitesse gagal melunasi kewajiban tersebut, bukan tidak mungkin mereka akan kembali terjerat sanksi, bahkan bisa kehilangan hak bermain di kandang sendiri.
Kondisi ini membuat manajemen harus bekerja ekstra keras mencari solusi cepat.
Kesulitan semakin bertambah karena Vitesse saat ini hanya memiliki sembilan pemain senior yang terdaftar.
Situasi tersebut menjadi pukulan telak, mengingat bursa transfer pemain di Liga Belanda sudah resmi ditutup.
Untuk menambal kekosongan skuad, Vitesse kemungkinan besar akan mengandalkan pemain muda dari tim Jong Vitesse Arnhem yang mayoritas berusia di bawah 21 tahun.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
