
Yoane Wissa Didatangkan Brenftford Pada 2021. (brentfordfc.com)
JawaPos.com - Striker Brentford, Yoane Wissa, secara terbuka meminta klubnya untuk menepati janji dan membiarkannya pindah sebelum bursa transfer ditutup, menuduh pihak klub menghalangi secara tidak wajar kepindahannya ke Newcastle United.
Dengan hanya tersisa dua hari sebelum jendela transfer berakhir, pemain asal Republik Demokratik Kongo itu marah karena Brentford menolak melepasnya meski Newcastle telah mengajukan dua tawaran. Tawaran terakhir dilaporkan sebesar 35 juta Poundsterling, atau setara Rp. 700 miliar, ditambah tambahan 5 juta Poundsterling, sekitar Rp. 100 miliar, dalam klausul tambahan.
Wissa menegaskan bahwa ia mendapat janji berulang kali dari klub bahwa ia bisa pergi musim panas ini jika ada tawaran wajar, dan ia memiliki bukti tertulis mengenai hal tersebut. Kini, ia menilai Brentford mengubah posisinya secara signifikan, bertentangan dengan yang telah dikomunikasikan, sehingga ia secara publik meminta dilepas, menambahkan bahwa dipaksa bertahan akan menodai empat tahun kiprahnya di klub.
Sejak awal musim, Wissa tidak berlatih maupun bermain bersama tim utama Brentford. Sumber internal menyebut Brentford awalnya meminta 40 juta Poundsterling, atau sekitar Rp. 800 miliar, untuk Wissa, namun kini harga telah meningkat menjadi sekitar 65 juta Poundsterling, setara Rp. 1,3 triliun.
Bursa transfer Inggris akan ditutup pukul 19:00 BST, Senin mendatang, meninggalkan waktu yang sangat terbatas bagi kedua pihak untuk mencapai kesepakatan. Brentford sebelumnya telah kehilangan penyerang lain, Bryan Mbeumo, yang pindah ke Manchester United dengan nilai 65 juta Poundsterling, atau setara Rp. 1,3 triliun. Namun, klub merekrut Dango Ouattara dari Bournemouth dengan rekor transfer klub senilai hingga 42,5 juta Poundsterling, sekitar Rp. 850 miliar.
Menurut BBC, Kepindahan Wissa ke Newcastle diduga bagian dari serangkaian transfer yang bisa memicu Alexander Isak bergabung dengan Liverpool. Dalam pernyataannya, Wissa menyebutkan bahwa ia tetap menghormati klub dan fans meski berada dalam posisi sulit dan frustrasi. Ia menegaskan:
"Saya meminta pemilik dan direksi Brentford untuk menepati janji mereka dan membiarkan saya pergi dalam jam-jam terakhir bursa transfer," katanya.
BBC Sport melaporkan bahwa pada Juli lalu, Wissa pulang lebih awal dari pemusatan latihan musim panas Brentford di Portugal setelah menyatakan keinginannya pindah ke Newcastle. Sejak saat itu, ia bersitegang dengan klub terkait niatnya bergabung dengan tim asuhan Eddie Howe. Wissa sempat kembali berlatih dengan tim utama untuk sementara, namun kini kembali berlatih terpisah dari skuad Keith Andrews.
Wissa yang mencetak 19 gol di Premier League musim lalu juga menghapus seluruh kaitan dengan Brentford di akun Instagram-nya. Ia menekankan bahwa ia tidak bersikap tidak profesional, dan tidak ingin meninggalkan Brentford dengan kondisi buruk.
“Saya telah transparan dalam posisi saya sepanjang waktu, berkomunikasi terbuka dengan klub dan bertindak sesuai nilai saya sebagai pesepakbola dan manusia,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa ada tawaran resmi dari klub Premier League lain dan ia percaya, dari semua percakapan dengan Brentford, bahwa telah ada kesepakatan bersama untuk berpisah.
"Sementara itu, saya harus melakukan apa yang saya anggap benar untuk karier dan keluarga saya, dan menegaskan Brentford menepati janji mereka untuk membiarkan saya bergabung dengan klub baru dengan harga wajar," tegas Wissa.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
