
DR Kongo yang lakukan aksi protes tutup mulut jelang Semifinal Piala Afrika 2023. (AFP)
JawaPos.com - Piala Dunia 2026 di Amerika Utara tinggal menghitung pekan. Ajang ini sudah amat dinantikan bagi publik Republik Demokratik Kongo, yang akhirnya kembali mencicipi turnamen paling prestisius tersebut.
Kongo kembali melaju ke putaran final sejak edisi 1974, yang kala itu masih masih bernama Zaire. Namun, kembalinya mereka langsung dihadapkan ujian berat, karena harus meladeni Portugal, Kolombia, dan Uzbekistan di Grup K.
Di bawah asuhan pelatih Sebastien Desabre, Kongo hadir dengan membawa tulang punggung pemain yang kenyang pengalaman di Premier League. Namun, karena akan menghadapi tiga negara kuat, perjuangan mereka dijamin tak akan mudah.
Kongo menjadi salah satu yang harus menempuh jalan berliku dan menguras keringat untuk lolos ke putaran final. Karena hanya finis sebagai runner-up di Kualifikasi Zona Afrika (CAF), mereka terpaksa melewati babak play-off antarkonfederasi lebih dulu.
Baca Juga:Ancaman Ebola di Piala Dunia 2026, Timnas DR Kongo Terancam Tak Boleh Masuk Amerika Serikat
Di kualifikasi, Kongo tentu bukan favorit. Namun, mereka justru berhasil membalikkan prediksi dengan membungkam Kamerun 1-0, dan mendepak raksasa Afrika, Nigeria, lewat adu penalti. Tiket emas menuju Amerika Utara akhirnya resmi dalam genggaman usai mengalahkan Jamaika di Meksiko, berkat gol penentu Axel Tuanzebe di perpanjangan waktu.
Berada di Grup K, Kongo akan langsung menghadapi ujian mental di laga pembuka, dengan menantang Portugal pada 18 Juni 2026. Laga ini akan menjadi kunci penting bagi kepercayaan diri skuad The Leopards dalam menatap sisa pertandingan.
Setelah itu, mereka akan menghadapi kekuatan mematikan wakil Amerika Selatan, Kolombia. Di atas kertas, peluang terbesar Kongo untuk meraup tiga poin penuh baru akan tersaji pada laga pamungkas fase grup saat bersua wakil Asia, Uzbekistan.
Untuk urusan mencetak gol, harapan terbesar Kongo bertumpu pada pundak striker Newcastle United, Yoane Wissa. Meski musim ini sempat berkutat dengan cedera, Wissa tetap memiliki naluri predator di depan gawang. Ia bahkan mampu mencatatkan 20 gol saat masih berseragam Brentford pada musim lalu.
Selain Wissa, kreativitas serangan Kongo akan dikomandoi oleh playmaker lincah, Nathanael Mbuku. Gelandang berusia 24 tahun yang baru tampil impresif bersama Montpellier itu dikenal eksplosif dan rajin mengirimkan umpan silang matang ke area pertahanan lawan.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
