
Matthijs de Ligt. (IG/@mdeligt_)
JawaPos.com - Spekulasi mengenai masa depan Ruben Amorim di kursi pelatih Manchester United semakin kencang usai hasil mengecewakan di awal musim. Namun, bek tengah Matthijs de Ligt menegaskan bahwa seluruh pemain di ruang ganti tetap berdiri di belakang sang pelatih dan siap memperbaiki situasi bersama.
Manchester United baru saja mengalami pekan penuh tekanan. Mereka tersingkir secara mengejutkan dari ajang Carabao Cup setelah kalah dari Grimsby Town, tim League Two, di babak kedua. Kekalahan tersebut memicu rumor bahwa Amorim bisa saja meninggalkan Old Trafford lebih cepat dari yang diperkirakan. Bahkan, sang pelatih sendiri sempat memberi sinyal emosional soal kemungkinan mundur.
Situasi semakin panas ketika United hampir kehilangan poin saat bertemu Burnley di Premier League. Namun, Bruno Fernandes berhasil menjadi penyelamat lewat gol penalti di menit akhir yang membawa kemenangan tipis 3-2 bagi Setan Merah. Seusai laga, Amorim mengaku dirinya sangat emosional, menambah spekulasi seputar posisinya.
Melansir dari Daily Mail yang dikutip oleh Sports Mole, de Ligt menegaskan bahwa tanggung jawab utama ada di tangan para pemain, bukan semata di pundak pelatih.
“Sebagai pemain, kami yang bertanggung jawab atas hasil. Orang-orang memang selalu berbicara tentang manajer, tetapi setelah kalah dari Grimsby, kami saling menatap mata dan menyadari performa itu tidak bisa diterima. Akan sangat buruk jika menyalahkan pelatih,” ujar de Ligt.
Pemain asal Belanda itu juga menekankan bahwa ruang ganti United yang dikabarkan tengah memanas, ternyata masih solid.
“Kami tetap berdiri di belakangnya, dan dia juga berdiri di belakang kami. Jadi kami terus melangkah bersama. Kemenangan ini (melawan Burnley) semakin memperkuat perasaan itu,” tambahnya.
Dalam wawancara terpisah dengan MUTV, de Ligt menilai tim sebenarnya tampil cukup baik, terutama di babak pertama. Namun, ia mengakui ada penurunan energi di babak kedua.
“Kami menciptakan banyak peluang besar dan tidak terlalu banyak kebobolan. Itu sudah stabil, meski kami harusnya bisa menutup laga lebih cepat dengan gol kedua atau ketiga. Hal itu yang perlu diperbaiki,” ujarnya.
“Kami memberi ruang sehingga lawan bisa mencetak gol dan menyulitkan kami. Tapi saya senang dengan respons tim setelah kebobolan. Saat skor 1-1 dan 2-2, kami tetap percaya bisa mencetak gol lagi. Itu sisi positif, meski kami tahu tidak setiap pekan bisa lolos seperti ini. Perbaikan harus dilakukan segera,” tambahnya.
Dukungan de Ligt menjadi sinyal penting di tengah derasnya rumor pergantian pelatih. Apalagi, Amorim baru saja memulai proyek jangka panjangnya di Old Trafford dan butuh waktu untuk membangun filosofi permainan. Peran pemain senior seperti de Ligt sangat vital untuk menjaga stabilitas tim di ruang ganti.
Setelah jeda internasional, Manchester United akan menghadapi rangkaian laga berat yang bisa menjadi ujian sesungguhnya bagi Amorim. Mereka akan bertandang ke markas Manchester City di Etihad Stadium pada 14 September mendatang, kemudian melawan Chelsea pada 20 September, sebelum menutup bulan dengan duel melawan Brentford pada 27 September.
Rentetan laga tersebut bisa menjadi titik balik bagi Amorim, apakah ia mampu membungkam kritik dengan hasil positif atau semakin terdesak jika performa tim kembali mengecewakan. Bagi para penggemar, dukungan penuh dari pemain seperti de Ligt tentu menjadi kabar menenangkan bahwa tim masih solid di balik layar.
Dengan atmosfer yang penuh tekanan, konsistensi dan mentalitas tim akan sangat menentukan arah perjalanan Manchester United musim ini. Satu hal yang jelas, meski masa depan Amorim dipenuhi spekulasi, ruang ganti Setan Merah masih kompak untuk berjuang bersamanya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
