
Russell Martin (X/@RFC_Michael_)
JawaPos.com - Club Brugge memastikan langkah ke fase grup Liga Champions dengan kemenangan telak 6-0 atas Rangers pada leg kedua playoff di Jan Breydel Stadium, Rabu malam waktu setempat (27/8).
Hasil tersebut melengkapi agregat 9-1 dan menutup peluang tim asal Skotlandia itu untuk melanjutkan kiprah di kompetisi tertinggi Eropa musim ini.
Pertandingan dimulai dengan cepat ketika Nicolo Tresoldi membuka keunggulan Brugge pada menit ke-5. Situasi Rangers semakin sulit setelah Max Aarons menerima kartu merah langsung pada menit ke-8.
Bermain dengan sepuluh pemain sejak awal laga membuat tim tamu kesulitan mengimbangi intensitas tuan rumah.
Brugge terus memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Hans Vanaken menambah gol kedua, sebelum Joaquin Seys mencetak dua gol di babak pertama.
Aleksandar Stankovic menutup paruh pertama dengan skor 5-0. Hanya dua menit setelah babak kedua dimulai, Christos Tzolis ikut mencatatkan namanya di papan skor sekaligus memastikan kemenangan 6-0 untuk wakil Belgia.
Kekalahan telak ini menjadi catatan berat bagi Rangers yang baru berada di bawah asuhan Russell Martin selama sepuluh pertandingan resmi. Sang pelatih menggambarkan laga ini sebagai malam tersulit sepanjang karier kepelatihannya.
Ia menekankan perlunya tim bangkit bersama untuk memperbaiki performa di kompetisi domestik yang masih berjalan.
“Ini mungkin malam terberat yang pernah saya alami sebagai pelatih kepala, tapi itu tidak mengubah fakta bahwa saya pikir kami akan maju, berkembang, dan tumbuh,” ujar Martin dikutip melalui laman The Guardian, Kamis (28/8).
Dukungan kepada Martin tetap diberikan oleh jajaran manajemen, termasuk Kevin Thelwell dan Patrick Stewart, yang menyatakan keyakinannya terhadap proyek jangka panjang bersama sang pelatih.
Sementara itu, kapten James Tavernier menyampaikan penyesalan mendalam atas penampilan tim, menegaskan bahwa performa tersebut tidak mencerminkan standar yang seharusnya dijaga Rangers.
“Ini bukan standar yang ingin saya junjung, kami sama sekali tidak mewakili klub dengan cara yang baik,” ujar Tavernier dikutip melalui laman The Guardian.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
