
Ilustrasi skandal match-fixing bayangi pemain elite Premier League. (victor217/Freepik)
JawaPos.com-Isu pengaturan pertandingan (match-fixing) kembali mencoreng dunia sepak bola. Sejumlah pemain Premier League diduga terlibat dalam praktik pengaturan pertandingan setelah bukti penting ditemukan dalam sebuah ponsel hasil penggerebekan kasino ilegal di Swedia.
Dilansir dari Daily Mail, Fredrik Gardare mantan kepala unit investigasi kriminal internasional kepolisian Swedia, mengungkap bahwa beberapa pemain Premier League diduga turut serta dalam pengaturan pertandingan liga Inggris.
Kasus ini bermula dari penggerebekan sebuah kasino ilegal di Stockholm pada akhir 2021 yang menjadi bagian dari investigasi panjang mengenai praktik match-fixing. Dari penggerebekan itu, polisi menyita sejumlah telepon genggam, termasuk satu ponsel yang berisi bukti penting.
Menurut Gardare, ponsel tersebut menyimpan percakapan di aplikasi Telegram yang menunjukkan keterlibatan sejumlah pemain dalam bekerja sama dengan jaringan kriminal. Bentuk pengaturan pertandingan yang dilakukan mencakup taruhan pada kartu kuning, sepak pojok, hingga detail kecil dalam laga.
Meskipun bukti dinilai sangat jelas, pihak kepolisian Swedia justru menghentikan penyelidikan pada Desember 2021. Hingga saat ini, ponsel yang berisi data sensitif tersebut masih berada di tangan otoritas kepolisian.
Gardare mempertanyakan keputusan itu dan mendesak agar kasus ini segera dibuka kembali.
“Ini kasus yang paling jelas yang pernah saya tangani. Bukti di ponsel itu adalah kesempatan besar untuk menghentikan match-fixing yang merusak sepak bola,” ujar Gardare.
Sementara itu, Federasi Sepak Bola Swedia membenarkan bahwa mereka sempat menerima informasi umum dari kepolisian terkait dugaan match-fixing. Namun, mereka mengaku tidak mendapat detail cukup untuk menindaklanjuti kasus tersebut.
Pihak Premier League dan Asosiasi Sepak Bola Inggris hingga saat ini juga belum mengeluarkan pernyataan resmi. Skandal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai sejauh mana praktik match-fixing telah merasuki dunia sepak bola, termasuk di level tertinggi seperti Premier League.
Jika dugaan ini terbukti, hal ini akan menjadi salah satu kasus pengaturan pertandingan terbesar yang pernah terungkap dalam sejarah sepak bola.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
