Penggawa Crystal Palace yang sebentar lagi merapat ke Arsenal, Eberechi Eze, merayakan kemenangan tim pada final FA Cup 2024/2025. (Instagram/@eze)
JawaPos.com - Arsenal baru saja merampungkan semua dokumen kepindahan bintang Crystal Palace, Eberechi Eze, dan sekarang pengumuman resminya tinggal menunggu waktu.
Dilansir dari ESPN juga berbagai sumber lain, manajemen The Gunners telah sepakat menebus punggawa Timnas Inggris dengan total mahar EUR 60 juta berikut klausul tambahan, lebih rendah dari nilai awal yang ditawarkan Crystal Palace sekitar EUR 67,5 juta.
Kedatangan Eze disinyalir sebagai langkah antisipasi pelatih kepala Arsenal, Mikel Arteta, buntut cedera serius yang dialami pemain andalannya, Kai Havertz. Banyak laporan menyebut Arsenal sedikit terlambat masuk ke radar perburuan, namun manajemen perlu segera mengambil keputusan dan tibalah kini Eze siap diperkenalkan ke publik Emirates.
Fakta di atas hanya sekelumit, berikut detail lain terkait kembalinya sang bocah London ke rumah lamanya.
Sebelum diketahui publik, Tottenham Hotspurs dikabarkan telah melakukan operasi senyap untuk mengamankan tanda tangan Eberechi Eze dari The Eagles sejak akhir Juni. Proyek ini dinilai sejalan dengan misi baru klub menemukan kepingan skuad di bawah komando pelatih anyar, Thomas Frank.
Seperti dikutip dari The Guardian, Spurs yang saat itu telah mantap ingin memboyongnya mendapat kabar sang pemain tengah tak berniat hengkang dari Selhurst Park. Tak mudah meyakinkan pemain untuk hengkang dari klub yang telah membesarkannya.
Manajemen The Lilywhites mengurungkan langkahnya hingga muncul rumor pesaing baru datang dari rival sekota. Pada titik ini, manajemen memutuskan tidak akan mengambil posisi dalam bursa perburuan, mengkalkulasi bahwa kans Spurs untuk memboyong pemain asli London ini kecil mengingat hubungan spesialnya dengan Arsenal.
Emirates Stadium tentu bukan tempat asing bagi Eberechi Eze, gelandang serang berusia 27 tahun ini tercatat pernah menimba ilmu di akademi Arsenal sebelum akhirnya dilepas pada musim panas 2011 silam.
Mengetahui klub urung melirik bakatnya membuat pemain yang memiliki darah Nigeria ini patah hati, Eze yang saat itu berusia 13 tahun menangis sedih selama seminggu.
Sejak dilepas, masa depan pria asli London mengkhawatirkan, melompat dari satu akademi ke akademi yang lain berharap suatu saat klub akan menghadiahinya kesempatan debut.
Hingga QPR memberinya secercah harapan, menawarkan kontrak profesional pada musim panas 2017, tiga tahun berjibaku di divisi bawah, sebelum akhirnya bersinar bersama tim London lain, Crystal Palace.
Kini, impian itu menjelma kenyataan, sang pangeran London akhirnya selangkah lagi pulang ke rumah!

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
