Pertandingan Real Madrid vs Osasuna dalam pekan pertama LaLiga 2025/26 (Dok. Instagram @realmadrid)
JawaPos.com – Real Madrid memulai musim baru La Liga 2025/2026 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Osasuna di Santiago Bernabeu.
Gol tunggal Kylian Mbappe dari titik penalti memastikan tiga poin pertama bagi tim asuhan Xabi Alonso.
Ada sejumlah faktor yang membuat Los Blancos mampu meraih kemenangan penting di laga pembuka, seperti dilansir dari laman ESPN pada Rabu (20/8).
Baca Juga: Debut Viktor Gyokeres di Liga Primer Inggris Belum Sesuai Harapan meski Arsenal Raih Kemenangan
1. Kylian Mbappe Jadi Pembeda
Mbappe menunjukkan perannya sebagai penyerang utama Madrid sejak awal laga. Ia kerap menciptakan ancaman melalui pergerakan cepat di sisi kanan pertahanan Osasuna. Tekanan Mbappe menghasilkan hadiah penalti setelah ia dijatuhkan di dalam kotak terlarang. Gol yang ia eksekusi dengan tenang menjadi penentu kemenangan Madrid.
2. Dominasi Penguasaan Bola
Madrid menguasai lebih dari 70 persen penguasaan bola sepanjang pertandingan. Gaya bermain berbasis kontrol membuat Osasuna kesulitan keluar dari tekanan. Serangan Madrid memang kerap terbentur pertahanan rapat lawan, tetapi dominasi itu memberi mereka stabilitas. Dari situasi inilah peluang berbahaya tercipta, termasuk momen penalti Mbappe.
3. Peran Pemain Baru dan Rotasi Xabi Alonso
Alonso berani menurunkan tiga rekrutan anyar sejak menit awal: Álvaro Carreras, Trent Alexander-Arnold, dan Dean Huijsen. Kehadiran mereka memberi energi segar sekaligus keseimbangan di lini belakang. Rotasi pelatih juga berjalan efektif ketika Franco Mastantuono masuk pada menit ke-68. Walau gagal mencetak gol, kontribusinya menambah variasi serangan Madrid.
4. Ketahanan Pertahanan Menghadapi Osasuna
Osasuna mencoba melawan dengan serangan balik, namun barisan belakang Madrid tampil solid. Kiper dan bek mampu mengantisipasi peluang terbatas yang dimiliki tim tamu. Bahkan ketika Osasuna mencoba melepaskan tembakan jarak jauh, pertahanan Madrid tetap disiplin. Kondisi ini memastikan Madrid tetap menjaga keunggulan tipis hingga akhir laga.
5. Kartu Merah yang Melemahkan Osasuna
Pada menit akhir, Osasuna harus bermain dengan sepuluh orang. Bek Abel Bretones diusir wasit karena pelanggaran keras terhadap Gonzalo García. Kondisi tersebut semakin memudahkan Madrid menjaga ritme permainan di detik-detik krusial. Keunggulan jumlah pemain menjadi faktor tambahan yang mengamankan kemenangan perdana musim ini.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
