Arsenal skuad. (Instagram @arsenal)
JawaPos.com – Arsenal menjalankan strategi transfer musim panas ini dengan menyerang lebih awal. Klub segera merampungkan kesepakatan inti seperti Martin Zubimendi dan Viktor Gyokeres, disusul perekrutan Noni Madueke, Cristhian Mosquera, Christian Norgaard, serta Kepa Arrizabalaga. Namun, menjelang penutupan bursa, rencana akhir belum juga terwujud.
Dilansir dari laman Flashscore pada Selasa (19/8), Diketahui bahwa dua nama besar, yakni Rodrygo dari Real Madrid dan Eberechi Eze dari Crystal Palace, menjadi incaran lama The Gunners.
Strategi Arsenal terhadap Rodrygo jelas, yaitu menunggu selesainya Piala Dunia Antarklub Madrid sebelum menentukan langkah. Arsenal bahkan siap menempatkannya pada posisi puncak struktur gaji untuk membuktikan keseriusan.
Situasi berbeda dialami Eze. Sang pemain disebut antusias dengan minat Arsenal, tetapi keraguan muncul di internal klub.
Para staf menilai Eze lebih cocok sebagai gelandang serang ketimbang penyerang sayap kiri yang sebenarnya dibutuhkan Arteta. Keraguan itu memberi Tottenham kesempatan untuk bergerak lebih dulu dalam negosiasi.
Meski Arsenal tidak berencana melepas Gabriel Martinelli maupun Leandro Trossard, muncul keraguan apakah keduanya cukup untuk membawa klub meraih gelar. Tekad memperkuat lini depan ada, tetapi keyakinan penuh masih goyah.
Arsenal masih mempertimbangkan satu tambahan penyerang, meski belum jelas siapa yang akan diprioritaskan.
Ironisnya, peluang penambahan pemain justru lebih terbuka di sektor pertahanan. Jakob Kiwior diminati FC Porto dengan skema pinjaman plus kewajiban, sementara Oleksandr Zinchenko mulai frustrasi dengan minimnya peran.
Jika keduanya dilepas, Arsenal diperkirakan mencari bek fungsional sebagai pelapis di menit-menit akhir bursa transfer.
Dengan demikian, bisnis Arsenal musim panas ini berada di persimpangan. Klub tergoda mengejar nama besar seperti Rodrygo, melewatkan peluang pada Eze, tetapi juga menghadapi kebutuhan praktis di lini belakang.
Keputusan akhir akan menentukan apakah Arsenal menutup bursa dengan perekrutan glamor, tambahan fungsional, atau bahkan tanpa kedatangan pemain baru sama sekali.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
