Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Agustus 2025 | 14.03 WIB

Djed Spence Perpanjang Kontrak di Tottenham Hotspur, Daniel Levy Kini Hadapi Tiga PR Kontrak Baru Pemain Kunci Spurs

Djed Spence (dok. Spurs)

JawaPos.com - Tottenham Hotspur resmi memperpanjang kontrak Djed Spence hingga 2029. Bek serbabisa itu kini menjelma jadi sosok penting di bawah asuhan Ange Postecoglou setelah sempat terpinggirkan. Namun, perpanjangan kontrak Spence bukan berarti pekerjaan rumah Spurs selesai. Chairman Daniel Levy kini justru menghadapi tantangan baru: memperpanjang kontrak tiga pemain kunci lain yang masa baktinya mulai mendekati tenggat.

Spence, yang dibeli Tottenham dari Middlesbrough pada 2022 dengan mahar 12,7 juta Poundsterling (setara Rp 267 miliar), sebelumnya dianggap gagal bersinar. Ia sempat dipinjamkan ke Rennes, Leeds United, hingga Genoa.

Bahkan, sempat ada anggapan pintu Tottenham tertutup baginya. Namun, dalam dua musim terakhir, ia bangkit dengan performa solid yang mengubah pandangan klub terhadap kariernya.

Dalam dua laga pembuka musim ini, Spence bermain penuh, termasuk saat Tottenham mengalahkan Burnley 3-0 di pekan perdana Premier League 2025/26. Musim lalu, ia juga tampil 35 kali dengan 19 di antaranya sebagai starter di Premier League. Catatan itu jadi bukti bahwa Spence kini bukan sekadar pemain pelapis, melainkan bagian penting dari tim.

Setelah meneken kontrak baru, Spence mengaku bahagia. “Saya sangat senang, rasanya luar biasa bisa menandatangani kontrak baru. Saya hanya ingin terus bermain bagus dan berkembang ke level yang lebih tinggi,” ujarnya dalam wawancara resmi klub.

Ia juga menambahkan bahwa kariernya penuh lika-liku. “Saya pejuang. Saya selalu berusaha bangkit dari situasi sulit. Semoga musim ini bisa lebih baik lagi. Target saya jelas, main sebanyak mungkin dan meraih trofi,” kata Spence.

Keputusan Tottenham memperpanjang kontrak Spence sebenarnya terbilang langkah antisipatif. Sang pemain masih terikat kontrak hingga 2028, namun performa gemilang membuat manajemen merasa perlu menghadiahkan perpanjangan plus kenaikan gaji. “Musim lalu adalah musim terobosan bagi saya. Semoga musim ini saya bisa mencapai level baru,” kata Spence, seperti dikutip dari laporan klub.

Namun, di balik kabar gembira ini, manajemen Spurs masih punya pekerjaan rumah besar. Ada tiga pemain lain yang kontraknya perlu segera diperhatikan: Rodrigo Bentancur, Cristian Romero, dan Richarlison.

Bentancur, gelandang asal Uruguay, kini memasuki tahun terakhir kontraknya. Ia masih bermain dengan skema kontrak lama yang diteken saat didatangkan dari Juventus tiga tahun lalu. Menurut laporan Evening Standard, Tottenham sedang menyiapkan tawaran perpanjangan karena Bentancur dianggap salah satu gelandang paling konsisten di tim. Postecoglou juga diyakini ingin mempertahankan pemain 28 tahun itu sebagai motor lini tengah.

Situasi berbeda dialami Yves Bissouma. Kontraknya memang belum habis, namun masa depannya tak menentu. Sang gelandang dikabarkan masuk radar klub-klub Serie A, dan pintu hengkang masih terbuka sebelum bursa transfer ditutup. Media Inggris melaporkan bahwa Tottenham bisa saja melepasnya jika ada tawaran menguntungkan. Ini membuat Levy dan manajemen harus cermat menimbang prioritas kontrak siapa yang lebih penting untuk segera diamankan.

Di lini belakang, Cristian Romero juga mulai jadi perhatian. Kontraknya baru habis pada 2027, namun Spurs diprediksi akan memberi perpanjangan dini. Bek asal Argentina itu dianggap pemimpin di lini pertahanan. Keberadaannya krusial, apalagi dengan gaya pressing tinggi ala Postecoglou yang butuh bek cepat dan tangguh. Laporan Football London menyebutkan bahwa Spurs ingin mengamankan masa depan Romero sebelum klub lain datang menggoda.

Sementara itu, Richarlison juga masuk daftar. Kontraknya berakhir pada 2027, sama dengan Romero. Namun, performa impresifnya di awal musim, termasuk saat tampil gemilang melawan Burnley, membuat isu perpanjangan mulai berembus. “Jika Richarlison bisa menjaga konsistensinya, perpanjangan kontrak bukan hal yang mustahil,” tulis laporan The Guardian.

Kondisi ini membuat Daniel Levy kini berada dalam posisi yang menantang. Di satu sisi, ia berhasil mengamankan Spence, pemain yang awalnya dianggap surplus tapi kini jadi pilar. Namun di sisi lain, ia tak boleh terlambat menangani kontrak pemain-pemain inti lain. Mengingat pengalaman pahit Tottenham kehilangan pemain bintang secara gratis di masa lalu, strategi negosiasi kontrak harus lebih cepat dan tegas.

Tottenham memang sedang berada di era baru bersama Ange Postecoglou. Musim lalu dianggap sebagai periode transisi dengan banyak dinamika. Namun, klub London Utara itu kini punya fondasi kuat untuk bersaing di papan atas. Dengan skuat yang lebih solid, manajemen tidak ingin ada gangguan internal, termasuk masalah kontrak yang bisa mengganggu fokus pemain.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore