
Arne Slot wajib bereskan kekacauan di lini belakang Liverpool jelang bergulirnya Liga Inggris. (Liverpool)
JawaPos.com - Kemenangan perdana Liverpool di Liga Inggris musim 2025/2026 atas Bournemouth dengan skor 4-2 seharusnya menjadi pesta sempurna bagi publik Anfield. Namun, laga tersebut justru meninggalkan dua catatan penting: cederanya Jeremie Frimpong yang harus ditarik keluar lebih cepat, serta dugaan insiden rasisme yang menimpa penyerang Bournemouth, Antoine Semenyo.
Jeremie Frimpong, yang baru direkrut dari Bayer Leverkusen, dipercaya tampil sebagai starter dalam laga perdananya di Premier League. Sayangnya, bek kanan asal Belanda itu hanya mampu bertahan hingga menit ke-60 sebelum digantikan Wataru Endo.
Menurut laporan dari Sports Mole, Arne Slot mengungkapkan bahwa keputusan tersebut bukan karena strategi, melainkan kondisi fisik sang pemain. "Frimpong sudah merasakan ketegangan di otot hamstring sejak turun minum, ia juga melakukan banyak sprint," kata Slot usai pertandingan, dikutip dari laporan media Inggris tersebut.
Pelatih asal Belanda itu menambahkan, dirinya tidak ingin mengambil risiko mengingat Liverpool saat ini juga kehilangan bek muda Conor Bradley yang mengalami cedera serupa. "Kami tidak ingin kehilangan dua full-back sekaligus," tegas Slot.
Kritik terhadap Keputusan Slot
Meski keputusan tersebut logis, beberapa pihak menilai Arne Slot melakukan kesalahan taktis. Saat Frimpong ditarik keluar, Liverpool tidak memasukkan bek kanan murni. Joe Gomez, yang sebenarnya bisa dimainkan di posisi itu, baru masuk beberapa menit setelahnya.
Namun, Slot punya alasan kuat. Ia menegaskan bahwa kondisi Gomez belum sepenuhnya pulih. "Anda bisa berargumen mengapa tidak memainkan Joe Gomez. Tapi dia hanya menjalani dua sesi pramusim dan hanya mampu bermain setengah jam. Jika dimainkan lebih cepat, ia bisa melewati batas kemampuan fisiknya," ucap Slot, dikutip dari Sports Mole.
Keputusan memasukkan Endo di posisi full-back sempat membuat Bournemouth memanfaatkan celah tersebut. Antoine Semenyo berhasil menginspirasi kebangkitan tim tamu hingga menyamakan skor 2-2 sebelum akhirnya Liverpool memastikan kemenangan lewat gol Federico Chiesa dan Mohamed Salah.
Semenyo Jadi Korban Dugaan Rasisme
Sayangnya, sorotan pertandingan tidak hanya tertuju pada drama taktik Arne Slot. Di babak pertama, laga sempat dihentikan beberapa menit setelah Antoine Semenyo melaporkan dugaan pelecehan rasis dari salah satu oknum penonton.
Menurut laporan media Inggris, wasit Anthony Taylor langsung menghentikan permainan untuk berbicara dengan kedua pelatih dan kapten tim. Situasi ini cukup menegangkan karena bisa saja memengaruhi jalannya pertandingan.
Liverpool kemudian merilis pernyataan resmi seusai laga. “Liverpool Football Club mengetahui adanya dugaan pelecehan rasis dalam pertandingan melawan AFC Bournemouth. Kami mengutuk segala bentuk rasisme dan diskriminasi, yang tidak memiliki tempat di masyarakat maupun sepak bola,” demikian pernyataan klub, seperti dikutip dari situs resmi mereka.
Pihak klub juga memastikan akan bekerja sama penuh dengan pihak kepolisian yang kini tengah melakukan penyelidikan.
Kemenangan dengan Rasa Waswas
Secara keseluruhan, Liverpool tampil dominan di sebagian besar jalannya laga. Mereka unggul 2-0 lebih dulu sebelum Bournemouth menyamakan kedudukan. Namun, mentalitas The Reds tetap terjaga, terbukti dengan gol tambahan dari Chiesa dan Salah yang memastikan tiga poin pertama musim ini.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
