Cole Palmer dinobatkan sebagai Pemain Terbaik usai cetak dua gol ke gawang PSG di Piala Dunia Antarklub 2025. (@chelsea)
JawaPos.com - Bintang muda Chelsea, Cole Palmer, meluapkan emosinya setelah membawa The Blues meraih kemenangan sensasional 3-0 atas Paris Saint-Germain (PSG) di final Piala Dunia Antarklub 2025. Dalam laga yang digelar di MetLife Stadium, New Jersey, Senin (14/7), Palmer tampil gemilang dengan mencetak dua gol dan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Turnamen.
Namun, bukan hanya performanya di lapangan yang jadi sorotan. Seusai pertandingan, Palmer mengirim pesan pedas kepada para pengkritik Chelsea selama musim ini.
"Rasanya luar biasa! Apalagi karena semua orang meragukan kami sebelum pertandingan, kami tahu itu," ujar Palmer yang dilansir dari Mirror.
"Bisa tampil seperti ini dan menunjukkan perjuangan kami, rasanya sangat memuaskan. Saya suka final. Ini terjadi lagi," lanjutnya.
Palmer tak menahan diri saat menyampaikan pendapatnya tentang kritik yang dilontarkan kepada tim dan manajer Enzo Maresca selama musim 2024/2025.
"Banyak omong kosong yang dikatakan orang tentang kami sepanjang musim. Tapi, saya rasa kami sedang menuju ke arah yang benar," kata Palmer blak-blakan.
Saat ditanya soal performanya dan peran sang pelatih, Palmer menambahkan: "Pelatih menyusun rencana permainan yang luar biasa. Dia tahu di mana ruang-ruang akan terbuka, dan dia berusaha membebaskan saya semaksimal mungkin. Saya tinggal membayar kepercayaannya dengan mencetak gol," ungkapnya.
Chelsea tampil dominan sejak awal laga. Dua gol dari Palmer yang memesona, masing-masing hasil sentuhan indah ke pojok bawah gawang Gianluigi Donnarumma, membuat The Blues unggul nyaman. Joao Pedro kemudian menambah keunggulan lewat gol chip indah yang membuat Donnarumma kembali tak berkutik.
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, memuji penampilan timnya dan menyebut laga telah dimenangkan sejak awal.
"Bagi saya, kami memenangkan pertandingan ini dalam 10 menit pertama. Di 10 menit itu, kami menentukan tempo dan cara bermain kami. Kami sangat bagus," ujar Maresca.
"Sayangnya kondisi cuaca menyulitkan untuk menjaga intensitas selama 90 menit penuh, tapi saya rasa kami sudah mengunci kemenangan sejak awal," tambahnya.
PSG yang frustrasi sempat melakukan sejumlah pelanggaran keras. Joao Neves mendapat kartu merah setelah menarik rambut Marc Cucurella, dan suasana memanas setelah peluit akhir saat Luis Enrique sempat bersitegang dengan Joao Pedro.
Maresca menyatakan kebanggaannya atas pencapaian tim dan menegaskan Chelsea berada di jalur yang tepat.
"Saya tidak punya kata-kata untuk para pemain. Mereka pantas mendapatkannya. Ini momen luar biasa," bangganya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
