Ricardo Kaka tampil memukau di final Piala Dunia Antarklub 2007 saat AC Milan menang 4-2 melawan Boca Juniors. (IMAGO/Colorsport)
JawaPos.com - FIFA berusaha menunjuk siapa yang layak menjadi juara dunia sepak bola antarklub dengan menyelenggarakan gelaran Piala Dunia Antarklub pada awal abad ke-21 silam.
Diberi nama Piala Interkontinental pada mulanya, turnamen ini telah berlangsung sejak tahun 1960, tetapi hanya tim dari Eropa dan Amerika Selatan yang terlibat. FIFA menginginkan sesuatu yang lebih besar dengan melibatkan insan terkuat sepak bola dari penjuru dunia.
Piala Dunia Antarklub awalnya merupakan turnamen delapan tim dengan perwakilan dari masing-masing enam konfederasi. Kompetisi ini tetap relatif eksklusif hingga perluasan besar-besarannya yang diperbarui pada 2025.
Kini kompetisi ini berevolusi menjadi ajang dengan pertarungan 32 tim, Presiden FIFA, Gianni Infantino berharap gagasannya akan mewujudkan "ledakan besar" sepak bola dan mengawali gebrakan baru di level klub.
Turnamen ini telah berjuang untuk mendapatkan tempat di hati para penonton sejak awal, tetapi ada beberapa final yang benar-benar menegangkan. Berikut adalah lima final Piala Dunia Antarklub terbaik sepanjang masa:
5. Real Madrid 5-3 Al Hilal (2022)
Tidak ada tim yang lebih sukses di kompetisi ini selain Real Madrid, dan kemenangan terbaru mereka diraih setelah final dengan skor tertinggi dalam sejarah Piala Dunia Antarklub.
Real Madrid bersua Al Hilal di final 2022 lalu, di mana kala itu raksasa Liga Pro Arab Saudi tersebut belum melakukan belanja besar-besaran di bursa transfer. Moussa Marega mungkin menjadi nama yang paling dikenal di starting line-up juru taktik Ramon Diaz.
Namun, mereka berhasil mencetak tiga gol melawan sang juara Eropa, yang selalu terkenal mendominasi lawan-lawannya di partai final.
Madrid unggul 2-0, 4-1, dan menjadi 5-2, dengan Vinicius Junior dan Federico Valverde mencetak dua gol.
Karim Benzema, yang kemudian bergabung dengan Al Ittihad, juga mencetak gol dalam pertandingan yang dilaksanakan di Stadion Moulay Abdellah Sports Complex, Maroko.
4. Internacional 1-0 Barcelona (2006)
Tiga pemenang pertama kompetisi ini berasal dari tim Liga Brasil, tetapi tidak ada pemenang yang lebih mengejutkan daripada Internacional pada tahun 2006 silam.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
