Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Juni 2025 | 15.13 WIB

Ditebus dengan Harga Selangit oleh Liverpool, Berikut Kata-kata Eks Bournemouth Milos Kerkez

Milos Kerkez siap merapat ke Liverpool usai klub sepakat tebusnya dari Bournemouth senilai Rp 836 miliar. (Football365)

JawaPos.com - “It was always Liverpool.” Kalimat itu meluncur dari bibir Milos Kerkez tanpa ragu, saat resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar Liverpool musim panas ini. Pemain muda asal Hungaria itu akhirnya merampungkan kepindahannya dari Bournemouth dengan mahar mencapai 40 juta Pounds, dan langsung menandatangani kontrak hingga Juni 2030.

Di usia 21 tahun, Kerkez tak hanya datang membawa tenaga dan semangat muda, tapi juga mimpi besar. Mimpi untuk bermain di klub besar, berlaga di Liga Champions, dan tentu saja—mendengar gemuruh Anfield yang legendaris.

Transfer Mahal, Tapi Slot Sudah Tahu Apa yang Ia Inginkan
Kerkez menjadi rekrutan ketiga Liverpool di bawah pelatih anyar Arne Slot, setelah sebelumnya klub merekrut Jeremie Frimpong dan Florian Wirtz. Nilai transfer gabungan tiga pemain itu kini telah melampaui angka 200 juta Pounds, menjadikan Liverpool salah satu klub paling agresif musim panas ini.

Slot, yang mengambil alih kursi kepelatihan dari Jurgen Klopp, tampaknya sadar betul bahwa dirinya membutuhkan energi baru di sisi sayap pertahanan. Dan Kerkez, yang tampil konsisten sepanjang musim lalu bersama Bournemouth, dianggap sebagai sosok ideal untuk proyek barunya.

Dalam wawancaranya usai resmi diumumkan, Kerkez mengakui bahwa keputusannya bergabung ke Liverpool tak lepas dari peran dua orang kunci: Richard Hughes, direktur olahraga Liverpool yang dulu memboyongnya ke Bournemouth, dan tentu saja sang pelatih, Arne Slot.

“Begitu saya bicara dengan Richard dan pelatih, saya tahu ini adalah klub yang saya inginkan. Tak ada keraguan,” ujar Kerkez.

Dari Skuad Medioker ke Raksasa Inggris, Kerkez Siap Naik Level
Musim lalu, Milos Kerkez tampil luar biasa bersama Bournemouth. Ia bermain di semua 38 laga Premier League, menyumbang 8 assist, dan menjadi bagian penting dari tim yang nyaris lolos ke Eropa sebelum akhirnya finis di peringkat sembilan.

Tak hanya kuat dalam bertahan, Kerkez juga dikenal eksplosif saat menyerang. Kecepatannya menyisir sisi kiri kerap menjadi solusi saat tim kesulitan menembus pertahanan lawan. Kini, Liverpool berharap sang pemain bisa memberikan efek yang sama di Anfield—atau bahkan lebih.

“Saya hanya ingin memberikan segalanya—benar-benar segalanya—untuk klub ini. Saya ingin menang trofi, mencetak gol di Anfield, dan merasakan sorak sorai suporter Liverpool,” katanya penuh semangat.

Pernyataan itu tentu bukan sekadar basa-basi. Kerkez juga menyebut bahwa dirinya sudah mendapat sambutan hangat dari para fans bahkan sebelum transfer diumumkan resmi. “Itu luar biasa. Saya merasa dicintai bahkan sebelum tiba,” tambahnya.

Apa Kabar Robertson dan Tsimikas?
Masuknya Kerkez ke dalam skuad Liverpool secara otomatis memunculkan pertanyaan: bagaimana nasib Andrew Robertson dan Kostas Tsimikas? Dua bek kiri yang selama ini bergantian mengisi pos sayap kiri pertahanan The Reds.

Robertson, sang pemain utama selama era Klopp, memang masih menjadi sosok penting di dalam skuad. Namun, kontraknya hanya berlaku hingga musim panas 2026, dan belum ada kejelasan soal perpanjangan. Meski ia mengaku sudah melakukan “diskusi baik” dengan pihak klub, hasil akhirnya belum diumumkan.

Sementara Tsimikas lebih kompleks. Pemain asal Yunani itu sudah lima tahun berseragam Liverpool, tapi mayoritas waktunya dihabiskan di bangku cadangan. Di usia 29 tahun, Tsimikas mungkin akan memilih untuk hengkang demi mendapatkan menit bermain lebih banyak di masa emas kariernya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore