Luka Modric. (Dok. Real Madrid)
JawaPos.com – Hari-hari di bursa transfer musim panas terus membakar antusiasme publik. Raksasa dan tim promosi sama-sama bergerak. AC Milan memboyong nama besar: Luka Modric, sementara Leeds United tak menyerah mengejar Rodrigo Muniz dari Fulham. Dan, di saat yang sama, Ipswich Town memperkuat barisan belakang mereka dengan memperpanjang kontrak bek andalan, Dara O'Shea.
Jika satu kata bisa menggambarkan bursa kali ini, maka itu adalah: strategis. Tim-tim tak hanya belanja demi gengsi, tapi juga kebutuhan spesifik di lapangan. Dari sosok veteran penuh pengalaman seperti Modric, hingga striker yang masih mencari puncaknya seperti Muniz, peta persaingan makin jelas: setiap keputusan transfer bisa jadi pembeda musim depan.
Luka Modric ke AC Milan: Penghujung Karier, Tapi Bukan Akhir Cerita
Satu dekade di Real Madrid, lusinan trofi, dan status sebagai legenda. Tapi, Luka Modric kini segera mengenakan jersey merah-hitam AC Milan. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Direktur Milan, Igli Tare, yang menyebut Modric akan resmi bergabung setelah selesainya Piala Dunia Antarklub 2025.
“Kami butuh pemimpin baru. Luka Modric bisa jadi kunci dalam proyek kami. Ia ingin tetap kompetitif, mengejar gelar, dan kami siap untuk itu,” ujar Tare.
Modric tak diberi perpanjangan kontrak oleh Real Madrid meskipun tampil 57 kali musim lalu—sebuah bukti bahwa usia 39 tak menghalangi kelasnya. Ia bahkan masih tampil di dua laga Piala Dunia Antarklub tahun ini bersama tim asuhan Xabi Alonso.
Langkah ke Milan jelas bukan semata pelengkap karier. Ini adalah proyek menang sekarang dari Milan yang tengah menyiapkan regenerasi, namun juga membutuhkan stabilitas. Dan, siapa lebih cocok memimpin ruang ganti daripada peraih Ballon d'Or 2018 itu?
Leeds Tak Menyerah: Muniz Masih Jadi Target Utama
Kembali ke Inggris, fokus tertuju ke klub promosi Leeds United. Setelah gagal dengan tawaran awal sebesar GBP 32 juta untuk penyerang Fulham Rodrigo Muniz, kini mereka bersiap mengajukan penawaran baru yang lebih tinggi.
Muniz tampil cukup meyakinkan musim lalu, mencetak 11 gol dan 2 assist dari 36 laga, serta memiliki total 17 gol Premier League dari 57 pertandingan. Meski bukan tipikal bomber instan, Muniz dianggap cocok dalam proyek jangka menengah Leeds yang ingin bertahan di kasta tertinggi.
Kontraknya di Fulham masih tersisa hingga 2026, dan klub asal London itu menuntut harga minimal GBP 40 juta. Ini membuat Tottenham, yang juga memantau situasi, masih pikir-pikir.
Namun, Leeds tampaknya lebih serius. Dengan dukungan promosi dan tekanan untuk segera adaptasi di Premier League, mereka tahu: membeli striker terbukti lebih baik daripada berjudi pada talenta mentah.
Dara O'Shea Bertahan di Ipswich: Bek Irlandia yang Jadi Fondasi Baru
Sementara di divisi Championship, Ipswich Town menunjukkan komitmen jangka panjang mereka. Klub yang baru saja terdegradasi dari Premier League ini secara resmi mengumumkan bahwa bek tengah mereka, Dara O'Shea, telah meneken kontrak baru selama lima tahun ke depan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
