
Talenta muda milik FC Copenhagen, Roony Bardghji. (Dok. FC Copenhagen)
JawaPos.com - Pergerakan Barcelona di bursa transfer musim panas 2025 kian agresif. Tak hanya fokus memburu tanda tangan Nico Williams dari Athletic Bilbao, kini Blaugrana juga mulai melirik talenta muda milik FC Copenhagen, Roony Bardghji. Winger berusia 19 tahun itu menjadi salah satu prospek paling menjanjikan di Eropa, dan kabarnya sudah masuk radar Hansi Flick untuk memperkuat sektor sayap musim depan.
Menariknya, Bardghji adalah rekan satu tim bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, di FC Copenhagen. Keduanya menjadi bagian penting dari tim yang baru saja menjuarai Liga Denmark musim lalu. Bahkan, chemistry antara Bardghji dan Diks di sisi sayap kerap jadi senjata andalan Copenhagen kala meladeni lawan-lawan berat.
Barcelona sendiri punya satu keunggulan yang bisa memuluskan langkah mereka—sang pemain diketahui merupakan penggemar Blaugrana sejak kecil. Faktor emosional inilah yang bisa jadi penentu dalam persaingan merebut tanda tangan Bardghji, mengingat ada sejumlah klub lain yang juga mengincar jasanya.
Perburuan winger baru memang jadi prioritas utama Barcelona di bursa kali ini. Sejak ditunjuk menjadi pelatih kepala, Hansi Flick secara terbuka menyampaikan bahwa timnya butuh tambahan daya gedor di sektor sayap.
Nico Williams menjadi incaran utama. Direktur olahraga Barcelona, Deco, bahkan mengonfirmasi bahwa pihak klub tengah berupaya keras membujuk Athletic Bilbao agar bersedia melepas pemain andalannya itu.
Namun, Barca tidak ingin terpaku pada satu target. Sadar bahwa negosiasi dengan Bilbao bisa berlangsung alot, manajemen mulai menyiapkan opsi lain. Di sinilah nama Roony Bardghji mencuat ke permukaan—bukan sebagai pengganti Williams, melainkan sebagai target terpisah yang bisa memberikan variasi tambahan dalam lini serang.
Menurut laporan Mundo Deportivo, Barcelona sudah menjalin komunikasi langsung dengan perwakilan Bardghji. Saat ini, pihak klub tengah menimbang apakah akan mengajukan penawaran pada musim panas ini, atau menunggu hingga bursa Januari, di mana Bardghji bisa didatangkan secara gratis setelah kontraknya habis pada Desember mendatang.
Diperkirakan, tawaran di kisaran EUR 2 juta hingga EUR 3 juta sudah cukup untuk meyakinkan FC Copenhagen melepas bintang mudanya lebih awal.
Siapa Roony Bardghji?
Bagi pecinta sepak bola Eropa, nama Roony Bardghji memang sudah cukup lama mencuri perhatian. Pemain muda asal Swedia itu digadang-gadang sebagai salah satu talenta paling potensial dari Skandinavia.
Bardghji mulai mencuri perhatian publik sejak usia 17 tahun, saat tampil gemilang bersama FC Copenhagen. Sebagai winger, ia dikenal memiliki kecepatan, kontrol bola yang apik, serta insting menyerang yang tajam. Selain itu, kemampuan bermain di kedua sisi sayap membuatnya fleksibel untuk berbagai skema permainan.
Sempat mengalami cedera lutut serius pada Mei 2024, Bardghji akhirnya kembali merumput pada Maret lalu. Meski baru dalam tahap pemulihan performa, potensinya tetap diakui banyak pengamat. Tidak heran jika sejumlah klub Eropa terus memantau perkembangannya.
Porto bahkan sudah sempat melayangkan proposal resmi, sementara Marseille juga sempat tertarik, meski kabarnya belakangan memilih mundur. Kini, Barcelona berada di posisi terdepan, terutama dengan satu keunggulan yang tak dimiliki para pesaing: ikatan emosional sang pemain.
Sejak kecil, Bardghji dikenal sebagai fans berat Barcelona. Mimpi masa kecilnya adalah bisa bermain di Camp Nou dan mengenakan jersey kebanggaan Blaugrana. Dalam persaingan yang ketat di bursa transfer, faktor psikologis semacam ini kerap menjadi pembeda.
Selain itu, Bardghji memiliki chemistry yang sangat baik di sisi sayap bersama Kevin Diks, bek sayap yang kini memperkuat Timnas Indonesia. Kolaborasi keduanya kerap menjadi momok bagi pertahanan lawan di Liga Denmark. Pengalaman bermain bersama pemain yang memiliki gaya sepak bola dinamis seperti Diks tentu bisa mempercepat adaptasi Bardghji di La Liga yang menuntut kecepatan dan kecerdasan taktik.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
