Nicolo Zaniolo mengenakan jersey dengan nomor punggung 22. (@nicolozaniolo/Instagram).
JawaPos.com - Mantan pemain AS Roma yang kini membela Fiorentina, Nicolo Zaniolo menjadi sorotan usai diduga terlibat dalam kericuhan di ruang ganti pemain muda Roma setelah laga semifinal Primavera.
Insiden ini turut menyeret namanya ke penyelidikan resmi oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
Dilansir dari Daily Mail pada Rabu (11/6), Zaniolo diduga masuk ke ruang ganti AS Roma secara ilegal di Viola Park pada 26 Mei lalu, setelah laga tim Primavera antara Fiorentina dan Roma.
Ia disebut dalam kondisi mabuk, memprovokasi pemain, buang air kecil di fasilitas Roma, dan melakukan kekerasan terhadap dua pemain muda, yakni Mattia Almaviva dan Marco Litti.
Akibatnya, kedua pemain muda tersebut harus menjalani perawatan di rumah sakit. Almaviva mendapat prognosis pemulihan selama 10 hari, sedangkan Litti yang baru saja menjalani operasi bahu, diberi waktu pemulihan selama 21 hari.
AS Roma mengecam keras insiden tersebut dan menuntut adanya tindakan tegas dari otoritas sepak bola.
“AS Roma berdiri teguh mendukung para pemain muda dan mengecam keras perilaku kekerasan. Tak dapat dibenarkan yang terjadi di Viola Park,” tulis AS Roma dalam pernyataan resminya dilansir dari Daily mail.
FIGC pun segera membuka penyelidikan yang dapat berujung pada sanksi terhadap Zaniolo jika terbukti bersalah.
Sebagai respons, Zaniolo menyampaikan bantahan dan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya.
Pemain berusia 25 tahun itu menyebut telah dimintai keterangan oleh Jaksa Federal Giuseppe Chiné dan berharap penjelasan yang ia berikan mampu menyelesaikan persoalan.
Baca Juga: Persib Jadi Pelopor! Umumkan Perekrutan Saddil Ramdani Lewat Videotron di Jantung Kota Bandung
"Dalam beberapa hari terakhir, saya telah dimintai keterangan oleh Jaksa Federal Giuseppe Chiné dan saya ingin mengucapkan terima kasih karena telah memberi saya kesempatan untuk menjelaskan posisi saya yang saya harap dapat memperjelas segalanya secara tuntas,"
"Saya tegaskan kembali bahwa saya tidak melakukan tindakan agresif atau kekerasan terhadap siapa pun. Justru saya yang menjadi sasaran hinaan dan provokasi dari beberapa pihak AS Roma,”
“Meskipun demikian, saya mengakui bahwa saya tidak bereaksi secara tepat, terutama melihat peran dan pengalaman yang saya miliki sebagai pemain professional,"

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
