
Cristiano Ronaldo memanggul trofi UEFA Nations League. (Dok. UEFA)
JawaPos.com – Partai final UEFA Nations League 2025 resmi digelar pada Minggu (8/6) waktu setempat, Laga tersebut mempertemukan Portugal dan Spanyol dalam duel sengit memperebutkan gelar juara turnamen dua tahunan ini.
Bertempat di Allianz Arena, pertandingan berlangsung ketat sejak awal hingga akhir pertandingan. Kedua tim menunjukkan permainan seimbang sehingga 90 menit waktu normal dan 30 menit tambahan tak cukup untuk menentukan pemenang.
Spanyol yang juga menyandang status juara Piala Eropa 2024, membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Martín Zubimendi di menit ke-21. Portugal menyamakan kedudukan lewat aksi Nuno Mendes lima menit berselang, usai tembakan mendatarnya gagal dijangkau oleh Mike Maignan.
Menjelang turun minum, Spanyol kembali unggul melalui sepakan Mikel Oyarzabal yang gagal diantisipasi Diogo Costa. Portugal tak tinggal diam di babak kedua, kapten sekaligus pemain andalan mereka, Cristiano Ronaldo menyamakan skor menjadi 2-2 setelah lepas dari perangkap offside dan menjebol gawang tim Ayam Jantan.
Hingga akhir perpanjangan waktu, skor tetap imbang sehingga memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti. Momen inilah yang memastikan gelar juara menjadi milik Portugal setelah Ruben Neves sukses menjadi algojo terakhir, dan memastikan gelar jatuh ke tangan tim asuhan Roberto Martínez.
Sebuah pemandangan mengharukan terjadi saat Portugal memastikan gelarnya. Cristiano Ronaldo yang digantikan oleh Goncalo Ramos di menit ke-88, terlihat menangis terharu di bangku cadangan.
Ini menjadi trofi ketiga yang diraihnya bersama timnas Portugal. Sebelumnya Ronaldo berhasil membawa Portugal memenangi Piala Eropa 2016 dan UEFA Nations League 2019.
Ketika ditanya oleh wartawan tentang tangisannya di pengujung laga, Ronaldo memberikan penjelasannya. Sebagai pemain yang sudah memenangi berbagai gelar di tingkat klub, Ronaldo merasa tidak ada perasaan yang lebih baik ketimbang menjuarai turnamen bersama negaranya.
Tidak seperti segilintir orang yang menganggap negaranya sebagai negara yang besar, Ronaldo justru mengakui jika negaranya adalah negara kecil. Meskipun begitu, ia menggap jika negaranya tetap memiliki ambisi yang besar.
“Saya sudah memenangi banyak gelar bersama klub, namun tidak ada yang lebih baik ketimbang meraih gelar juara untuk Portugal. Ini adalah negara dan orang-orang kami. Kami adalah negara kecil, namun memiliki ambisi yang besar,” ucap Ronaldo dalam sesi wawancara pasca laga yang disiarkan oleh Sportv.
Usai menjuarai UEFA Nations League, timnas Portugal akan berfokus buat lolos ke Piala Dunia 2026. Tim berjuluk Selecao ini harus melalui babak kualifikasi terlebih dahulu sebelum bertolak ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko yang berpotensi menjadi peluang terakhir Ronaldo buat mengejar trofi Piala Dunia.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
