
Pelatih Timnas Italia Luciano Spalletti. (Dok. Azzurri)
JawaPos.com - Pelatih Timnas Italia, Luciano Spalletti, dipecat oleh federasi sepak bola Italia setelah Italia dipermalukan Norwegia 3-0 pada ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup I Zona Eropa di Ulleval Stadium, Norwegia, pada Sabtu (7/6) dini hari WIB.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh jurnalis kenamaan asal Italia, Fabrizio Romano, melalui akun instagram dan X pribadi miliknya.
"OFFICIAL: Luciano Spalletti baru saja dipecat sebagai pelatih kepala tim nasional Italia, dia akan segera meninggalkan pekerjaannya di (timnas) Italia," tulis Fabrizio.
Penampilan buruk saat bertandang ke Norwegia tampaknya memang menjadi alasan federasi sepak bola Italia untuk secepatnya mengganti Spalletti dengan pelatih lain. Pasalnya, Timnas Italia sama sekali tidak berkutik saat kalah 3-0 dari Erling Haaland CS di kandangya.
Pada pertandingan tersebut, Luciano Spalletti menurunkan Donnarumma, Zappacosta, Di Lorenzo, Coppola, Bastoni, Udogie, Rovella, Tonali, Barella, Raspadori, dan Retegui sebagai starting XI. Sekilas, pemain yang diturunkan tampak menjanjikan memberikan kemenangan untuk publik Italia.
Namun, hasilnya tidak sesuai ekspektasi. Timnas Italia langsung tertinggal 3-0 di babak pertama meski bermain menekan dari awal pertandingan. Serangan balik Norwegia di jantung pertahanan Italia pada menit ke-14 membuat Alexander Sorloth bisa dengan mudah merobek jala Donnarumma.
Italia terus mencoba membangun kembali skema serangan mereka. Namun, sampai menit ke-30 tidak ada satu pun ancaman yang berarti bagi Norwegia. Terlalu fokus mengejar ketertinggalan, tendangan Antonio Nusa pada menit ke-34 malah membuat mereka kembali kebobolan, skor 2-0.
Sepuluh menit kemudian, Timnas Italia makin hancur. Norwegia kembali berhasil memperlebar jarak skor menjadi 3-0 setelah Haaland menuntaskan umpan dari Martin Odegaard pada menit ke-42.
Pasukan Luciano Spalletti tidak bisa berbuat lebih sepanjang 15 menit pertama babak kedua. Sebaliknya, Norwegia terlihat sedikit lebih mendominasi meski sudah menurunkan tempo serangan karena unggul 3 gol.
Anak Asuh Stale Solbakken kembali mengancam pertahanan Azzuri di menit ke-65, bola dari tembakan bebas Sander Berge mengenai tiang gawang. Sementara itu, Italia tidak mampu membuat percobaan tendangan ke arah gawang sepanjang pertandingan. Hal ini membuat pasukan Spalletti pulang tanpa poin.
Dengan hasil tersebut, Azzuri harus puas menempati posisi empat klasemen sementara Grup I dengan nol poin. Mereka berada di bawah Estonia di posisi ketiga yang mengemas tiga poin dari tiga pertandingan, Israel di posisi kedua dengan enam poin dari tiga pertandingan, dan Norwegia yang menempati puncak dengan sembilan poin dari tiga pertandingan.
Sementara itu, Azzuri masih tercatat masih memainkan satu pertandingan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup I Zona Eropa ini.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
