Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 Juni 2025 | 03.52 WIB

Luciano Spalletti Mundur dari Kursi Pelatih Timnas Italia Usai Dibantai Norwegia, Claudio Ranieri Masuk Radar Pengganti

Luciano Spalletti terlihat menunduk saat mendampingi Timnas Italia. (Dok. Football Italia) - Image

Luciano Spalletti terlihat menunduk saat mendampingi Timnas Italia. (Dok. Football Italia)

JawaPos.com - Perjalanan Luciano Spalletti sebagai pelatih tim nasional Italia akan segera berakhir. Dalam konferensi pers jelang laga melawan Moldova pada Senin (9/6), Spalletti mengonfirmasi bahwa ia akan mundur dari jabatannya setelah pertandingan tersebut. Keputusan ini diambil hanya beberapa hari setelah Italia dibantai 0-3 oleh Norwegia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pelatih asal Certaldo itu mengungkapkan bahwa Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) telah menyampaikan niat mereka untuk memecatnya. Namun, Spalletti memilih untuk mengakhiri kontraknya secara sukarela.

"Kami berbicara semalam dan mereka mengatakan bahwa saya akan diberhentikan sebagai pelatih kepala tim nasional," ujar Spalletti dikutip dari Sky Sport Italia.

"Saya menyesal, karena hubungan kami baik dan saya tidak berniat menyerah. Tapi kalau ini disebut pemecatan, saya harus menerimanya. Saya melihat peran ini sebagai bentuk pengabdian kepada negara, dan saya ingin membantu masa depan tim nasional," tambahnya.

Spalletti menyatakan akan tetap mendampingi tim dalam laga kontra Moldova yang krusial bagi peluang Italia lolos ke Piala Dunia 2026. Saat ini, Italia harus memenangkan grup untuk lolos otomatis, sementara posisi runner-up hanya membawa mereka ke babak playoff.

Presiden FIGC, Gabriele Gravina, ikut angkat suara terkait isu pemecatan Spalletti. Dalam pernyataannya saat menghadiri Festival Serie A, Gravina menyebut kekalahan telak dari Norwegia sebagai hal yang tidak bisa diterima, namun tetap membela Spalletti.

"Saya sudah berbicara dengan para pemain dan Spalletti. Tidak ada konflik internal. Tapi ini memang masa yang menyakitkan dan kami sedang berusaha menyikapinya dengan jujur," ujar Gravina.

Ia juga membantah bahwa telah dijadwalkan pertemuan resmi pada Selasa, namun mengakui ada komunikasi intens dengan Spalletti. Gravina menegaskan bahwa federasi tidak serta merta mencari kambing hitam.

"Spalletti adalah pribadi luar biasa. Serangan terhadapnya tidak adil. Ia sosok yang mulia dan sepak bola membutuhkan orang-orang seperti dia," katanya.

Meski belum resmi mengumumkan pengganti, nama Claudio Ranieri mulai dikaitkan sebagai calon pelatih baru Gli Azzurri. Namun Gravina memilih untuk tidak berspekulasi lebih jauh.

"Ini bukan waktu untuk menyebut nama. Sekarang adalah saatnya menghadapi kenyataan dan menghormati pelatih kita yang sekarang," ungkapnya.

Laga melawan Moldova pada Senin nanti akan menjadi momen krusial bagi Italia. Kekalahan dari Norwegia membuat posisi mereka di klasemen grup kualifikasi terancam. Jika gagal finis di posisi pertama, Italia hanya akan memiliki satu kesempatan lagi melalui jalur playoff.

Luciano Spalletti menutup konferensi persnya dengan penuh tanggung jawab.

"Saya harus bertanggung jawab atas hasil yang kami raih. Saya akan hadir di pertandingan terakhir saya besok malam. Para pemain saya tetap kuat, dan saya percaya pada mereka," pungkasnya.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore