Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 8 Juni 2025 | 18.07 WIB

Rivalitas Gila Sepak Bola Argentina! Bocah 9 Tahun Disanksi Newell's Old Boys Gegara Foto Bareng Pemain Lawan

Sejumlah pemain muda Newell’s Old Boys berfoto dengan Ignacio Malcorra pemain senior dari Rosario Central, sang klub rival. (X/Istimewa)

JawaPos.com — Rivalitas sepak bola Argentina kembali memunculkan kisah miris. Klub Newell’s Old Boys menjatuhkan sanksi kejam kepada pemain akademinya yang baru berusia 9 tahun hanya karena berfoto dengan pemain lawan.

Anak-anak tersebut dihukum setelah foto mereka bersama Ignacio Malcorra, pemain Rosario Central, viral di media sosial. Klub langsung mencabut beasiswa dan melarang mereka ikut latihan selama tiga bulan.

Tindakan tersebut langsung memicu kemarahan publik yang menilai sanksi itu kelewat batas. Banyak yang mengecam keputusan klub karena mengorbankan anak-anak atas rivalitas orang dewasa.

Menurut pihak klub, sanksi ini merupakan langkah perlindungan karena munculnya ancaman dari suporter fanatik. Bahkan disebutkan, ada kelompok ultras yang menuntut para bocah tersebut dikeluarkan dari klub.

Newell’s dikenal sebagai akademi yang pernah melahirkan Lionel Messi, namun kini justru mendapat sorotan negatif. Sanksi ini dinilai mencoreng semangat sportivitas dan pendidikan sepak bola untuk anak-anak.

Ignacio Malcorra, yang jadi pusat kontroversi, angkat bicara dengan nada kecewa. Ia mengaku hanya bertemu anak-anak itu secara kebetulan dalam turnamen dan mereka sekadar minta foto layaknya fans cilik lainnya.

“Saya sedih karena anak-anak itu tak tahu apa-apa. Mereka hanya ingin foto dengan pemain profesional, sesuatu yang sangat normal,” ujar Malcorra dikutip dari Reuters.

Momen itu sendiri terjadi tiga bulan lalu dan baru menjadi perbincangan publik setelah fotonya beredar luas. Klub mengklaim masalah itu sudah diselesaikan secara internal sebelum menjadi viral.

Namun tekanan dari pendukung garis keras membuat situasi makin runyam. Sanksi tetap dijalankan meski ada penolakan dari berbagai pihak, termasuk tokoh publik dan dunia sepak bola nasional.

Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni ikut mengutuk tindakan Newell’s tersebut. Ia menegaskan mimpi bermain di level tertinggi tak boleh dibatasi oleh warna jersey yang dikenakan.

“Kalau kamu bermimpi main di Divisi Utama, itu tak peduli kamu dulu foto dengan siapa. Yang penting adalah semangat dan kecintaanmu terhadap sepak bola,” kata Scaloni sebelum laga kontra Chile.

Menteri Keamanan Nasional Argentina, Patricia Bullrich, menyebut keputusan klub sebagai tindakan yang memalukan. Ia menilai Newell’s tunduk pada tekanan ekstremis suporter yang tidak mendidik.

Kasus ini menyiratkan wajah lain dari rivalitas Rosario yang sudah dikenal panas sejak lama. Laga derby antara Newell’s Old Boys dan Rosario Central memang termasuk paling sengit di Argentina.

Kota Rosario adalah rumah dari dua kekuatan besar sepak bola Argentina yang sering berseteru. Tapi rivalitas itu kini dipertanyakan setelah sampai mengorbankan anak-anak demi kebanggaan semu.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore