Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 Juni 2025 | 14.19 WIB

Bek Manchester United Matthijs de Ligt Sudah Mulai Nyaman dengan Sistem 3 Pemain Belakang Ala Ruben Amorim

Matthijs De Ligt. (Dok. DAZN)

JawaPos.com - Matthijs de Ligt berbicara tentang musim perdananya bersama Manchester United. Pemain yang didatangkan dari Bayern Munchen tersebut, pada awalnya bekerja sama dengan Erik ten Hag yang merupakan eks pelatihnya di Ajax Amsterdam. Setelah Erik ten Hag dipecat, Ruben Amorim datang untuk menggantikannya. 

Pemain yang berposisi sebagai bek tengah itu menggambarkan musim Manchester United yang gila. Bagaimana tidak, Manchester United berada di posisi ke-15 Liga Inggris. Selain itu, mereka juga gagal merengkuh gelar Liga Europa setelah kalah melawan Tottenham Hotspur di final. 

Menjelang akhir musim, De Ligt harus mengalami cedera lutut. Meskipun demikian, bek berusia 25 tahun tersebut tetap bangga dengan kontribusinya untuk Manchester United di musim ini. "Sekarang saya cedera, sayangnya, tetapi saya sudah fit hampir sepanjang musim, dibandingkan dengan musim lalu di Bayern, yang berbeda. Jadi, dengan itu, saya sangat senang. Saya pikir saya juga berkontribusi dengan cara yang bisa membuat saya senang," ucapnya mengutip dari laman resmi klub. 

Di tangan Ruben Amorim, Manchester United bermain dengan tiga bek, dan De Ligt harus beradaptasi dengan perubahan sistem tersebut. "Bagi saya pribadi, jelas beralih dari bek tengah yang terdiri dari dua orang menjadi bek tiga orang. Itu jelas sebuah perubahan. Jadi ya, Anda mengubah cara bermain. Posisinya terlihat sama tetapi masih sangat berbeda," tutur pemain nomor punggung 4 tersebut. 

Menurutnya, Manchester United akan terbiasa dengan sistem permainan Ruben Amorim, jika mereka sudah terbiasa bermain dengan sistem tersebut.

"Saya pikir semakin sering Anda bermain di dalamnya, semakin Anda terbiasa dengannya. Saya juga dapat mengatakan bahwa, dalam sistem ini, saya telah berkembang pesat sebagai pemain, jadi saya sangat senang karenanya," lanjut De Ligt. 

Bek tim nasional Belanda tersebut sebenarnya sudah mulai nyaman dengan sistem dari Ruben Amorim. "Jadi, secara pribadi, saya merasa cukup nyaman, segera setelah kami menerapkan sistem tersebut, tetapi, sebagai sebuah tim, jelas kami harus berkembang untuk bisa masuk ke dalam sistem dan menjadi lebih baik sebagai sebuah tim," ujar De Ligt. 

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore