Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Mei 2025 | 14.13 WIB

Manchester United Dibungkam ASEAN All-Stars, Ruben Amorim Dipermalukan di Malaysia

Ruben Amorim Final UEL (dok. MUFC)

JawaPos.com - Bukannya menebus musim buruk, Manchester United justru menambah daftar panjang aib mereka. Dalam laga bertajuk Maybank Challenge Cup di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, skuad asuhan Ruben Amorim takluk 0-1 dari tim gabungan ASEAN All-Stars.

Kekalahan ini disaksikan lebih dari 72.000 penonton langsung di stadion—dan jutaan lainnya di seluruh dunia.

Mestinya ini menjadi laga hiburan, pelepas dahaga fans Asia, dan mungkin kesempatan terakhir untuk menutup musim dengan senyuman. Tapi realitanya, Setan Merah malah kembali mengalami malam kelam.

Kekalahan ini bukan hanya perkara skor. Ini menyangkut reputasi. Klub dengan 20 gelar Liga Inggris, yang seharusnya tampil mendominasi, malah tampil melempem di hadapan tim yang secara kualitas di atas kertas jauh di bawah. Pertanyaan besar pun kembali muncul: ke mana arah Manchester United sebenarnya?

Ruben Amorim, pelatih anyar United yang belum lama ditunjuk, mencoba melakukan eksperimen dalam susunan tim. Dalam starting XI, ia menurunkan kombinasi antara pemain senior seperti Andre Onana, Harry Maguire, Diogo Dalot, Casemiro, dan Rasmus Hojlund dengan beberapa talenta muda, termasuk Reece Munro dan Jack Moorhouse.

Namun kombinasi itu tak menghasilkan dampak berarti. Justru setelah 30 menit pertandingan berjalan, Amorim langsung melakukan lima pergantian pemain. Dalot, Casemiro, Moorhouse, dan Maguire ditarik keluar, digantikan oleh Jaydan Kamason, Sekou Kone, Shea Lacey, dan Daniel Armer.

Paruh kedua pun berjalan dengan skema berbeda. Amorim mengganti semua pemainnya. Masuklah nama-nama seperti Bruno Fernandes, Alejandro Garnacho, Amad Diallo, dan veteran Jonny Evans. Harapannya, dengan tenaga segar, United bisa menguasai laga dan mencetak gol hiburan.

Tapi justru sebaliknya. Di menit ke-71, gawang Tom Heaton kebobolan. Pemain asal Myanmar, Maung Maung Lwin, mencetak gol semata wayang setelah menerima umpan manis dari Adrian Segecic. Gol ini jadi mimpi buruk nyata bagi United—kalah dari tim undangan Asia Tenggara!

Kekalahan ini makin menyakitkan karena terjadi di akhir musim terburuk dalam sejarah modern klub. United finis di posisi ke-15 Premier League 2024–25—terendah sejak 1989. Di final Liga Europa, mereka juga kalah 0-1 dari Tottenham Hotspur. Akibatnya, Old Trafford dipastikan absen dari kompetisi Eropa musim depan.

Situasi ini jelas bukan hanya soal pergantian pelatih. Ini tentang hilangnya identitas klub. Pergantian pemain yang terus-menerus, taktik yang tak konsisten, hingga minimnya semangat juang di lapangan membuat Manchester United kini seperti tim medioker, bukan raksasa Eropa.

Kekalahan dari ASEAN All-Stars ini seharusnya jadi tamparan keras bagi manajemen klub. Jika laga persahabatan pun gagal dimenangkan, bagaimana bisa bicara soal kebangkitan musim depan? Ruben Amorim kini dihadapkan pada tugas berat yang mungkin lebih rumit dari yang ia bayangkan.

Masih ada satu laga tersisa di Tur Asia: melawan Hong Kong pada Jumat mendatang. Setelah itu, United baru akan kembali berlaga dalam pertandingan pramusim melawan Leeds United pada 19 Juli mendatang. Tapi fans tentu tidak ingin menunggu sampai bulan Juli hanya untuk kembali kecewa.

Musim 2024–25 memang sudah berakhir, tetapi luka yang ditinggalkannya belum sembuh. Dengan performa seperti ini, musim depan bisa saja dimulai dengan tekanan yang lebih besar. Ruben Amorim harus segera menemukan formula terbaik—atau ia akan menjadi korban berikutnya dari siklus kegagalan United dalam satu dekade terakhir.

Stadion penuh di Malaysia seharusnya jadi momen kehangatan antara klub dan fans Asia. Tapi justru berubah menjadi panggung malu. Sebuah pengingat bahwa nama besar saja tidak cukup—tanpa semangat, visi, dan arah yang jelas, Manchester United hanya akan terus menjadi bayang-bayang masa lalunya sendiri.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore