Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Mei 2025 | 03.53 WIB

Trent Alexander-Arnold Tinggalkan Liverpool: Pro-Kontra Menggema Jelang Perayaan Gelar Liga Inggris

Trent Alexander-Arnold, bek kanan Liverpool yang akan meninggalkan klub di akhir musim nanti (Dok. liverpool.com) - Image

Trent Alexander-Arnold, bek kanan Liverpool yang akan meninggalkan klub di akhir musim nanti (Dok. liverpool.com)

JawaPos.com- Trent Alexander-Arnold dipastikan akan meninggalkan Liverpool pada akhir musim ini setelah berhasil meraih semua gelar yang tersedia bersama klub masa kecilnya. Namun, perpisahan itu justru diwarnai oleh reaksi keras dari sebagian pendukung The Reds saat pertandingan melawan Arsenal di Anfield.

Alexander-Arnold mendapatkan sorakan dan ejekan dari sejumlah suporter baik sebelum, selama, maupun setelah laga berlangsung. Meskipun tidak semua pendukung terlibat, jumlah yang melakukannya cukup signifikan sehingga menciptakan atmosfer yang kurang bersahabat.

Pemain nomor 66 itu baru masuk sebagai pemain pengganti di 20 menit terakhir, namun kehadirannya di lapangan justru menyedot perhatian lebih dibanding jalannya pertandingan yang berakhir imbang 2-2 tersebut.

Pelatih Liverpool, Arne Slot, menilai reaksi itu sebagai bagian dari kebebasan berekspresi para suporter.

"Adalah hak setiap orang untuk memiliki pendapat dan mengekspresikannya, itu adalah keistimewaan tinggal di Eropa," ujar Slot dengan tenang setelah pertandingan.

Ia menambahkan bahwa tidak ada waktu yang sempurna untuk mengumumkan kepergian pemain, terutama sosok seikonik Alexander-Arnold.

Keputusan Alexander-Arnold meninggalkan Anfield cukup mengundang perdebatan. Beberapa pendukung merasa kecewa karena ia memilih bergabung dengan rival Eropa, sementara yang lain menganggap hengkang sebagai pemain bebas transfer adalah bentuk kurangnya penghormatan terhadap klub yang telah membesarkannya.

Meskipun begitu, Slot menegaskan bahwa Liverpool harus menciptakan situasi yang sulit bagi para pemain untuk meninggalkan klub, sebagai bagian dari menjaga semangat juang tim.

"Saya pikir, jika Anda bertepuk tangan, suaranya tidak akan sekeras jika Anda mencemooh," kata Slot saat ditanya soal reaksi pendukung.

"Saya tidak menghitung berapa banyak yang mencemooh dan berapa banyak yang bertepuk tangan. Namun yang pasti, itu adalah hak mereka untuk mengekspresikan pendapat," tambahnya.

Di tengah situasi tersebut, Liverpool tetap mengamankan gelar Premier League musim ini, gelar kedua mereka dalam sejarah liga. Alexander-Arnold pun berharap bahwa keputusan kepergiannya tidak akan mengganggu perayaan besar yang sudah dinantikan oleh para pendukung.

"Saya hanya berharap kita bisa terus memenangkan pertandingan. Keputusan saya tidak akan mengurangi apa yang telah kita capai musim ini," ujarnya.

Meski keputusannya menuai pro dan kontra, fokus Liverpool kini adalah merayakan kesuksesan musim ini. Alexander-Arnold berharap bahwa perpisahannya tidak akan mengaburkan momen kebahagiaan para pendukung dalam merayakan trofi Premier League yang baru saja diraih.

Liverpool akan menggelar parade dan seremoni pengangkatan trofi di Anfield, sementara Alexander-Arnold masih belum diketahui apakah akan ambil bagian dalam perayaan tersebut. Perpisahannya akan meninggalkan jejak tersendiri dalam perjalanan Liverpool dan para pendukung setianya.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore