Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Mei 2026 | 02.25 WIB

Mohamed Salah Menangis di Perpisahan Emosional Bersama Liverpool

Mohamed Salah tak kuasa menahan air mata saat menjalani laga terakhirnya bersama Liverpool di Anfield. (ig @liverpoolfc) - Image

Mohamed Salah tak kuasa menahan air mata saat menjalani laga terakhirnya bersama Liverpool di Anfield. (ig @liverpoolfc)

JawaPos.com - Momen emosional terjadi di Anfield saat Mohamed Salah memainkan pertandingan terakhirnya bersama Liverpool. Penyerang asal Mesir itu tampak menangis usai mengucapkan salam perpisahan kepada para pendukung The Reds pada pekan terakhir Premier League musim ini.

Liverpool menutup musim dengan hasil imbang 1-1 melawan Brentford dalam laga yang sekaligus memastikan tiket ke Liga Champions. Namun perhatian utama publik justru tertuju pada Salah, yang menjalani laga terakhirnya setelah delapan tahun penuh kesuksesan di Merseyside.

Salah sempat terlihat menahan emosinya ketika ditarik keluar pada pertengahan babak kedua. Tetapi suasana benar-benar berubah haru setelah pertandingan berakhir.

Saat berjalan mengelilingi Anfield untuk terakhir kalinya, pemain berusia 33 tahun itu tampak berlinang air mata sambil menyapa para suporter. Dia kemudian menerima penghormatan khusus dari sejumlah petinggi klub dan legenda Liverpool seperti Billy Hogan, Richard Hughes, Kenny Dalglish, hingga Ian Rush.

Melansir Mirror, meski belum mengumumkan klub berikutnya, Salah sebelumnya sudah memberikan pesan emosional kepada rekan-rekan setimnya dalam pidato di tempat latihan sehari sebelum laga melawan Brentford.

”Tunggu, ada satu hal lagi yang ingin saya katakana. Sebagai Liverpool, memenangkan sesuatu untuk Liverpool dan memenangkan pertandingan, itu adalah hal terbaik yang bisa terjadi pada Anda. Menurutku ini klub terbaik di dunia saat kamu memenangkan sesuatu dan klub terburuk di dunia saat kamu kalah. Jadi, kamu harus menang tahun depan!” kata penyerang Mesir itu.

Ucapan itu terasa menggambarkan betapa besarnya hubungan emosional Salah dengan Liverpool. Sejak bergabung dari AS Roma pada 2017, dia menjelma menjadi salah satu pemain terbaik dalam sejarah klub.

Karir Salah di Inggris sebenarnya sempat diragukan setelah gagal bersinar bersama Chelsea. Namun kepindahannya ke Italia bersama Fiorentina dan Roma menjadi titik balik sebelum akhirnya Liverpool datang merekrutnya.

Di musim debutnya bersama The Reds, Salah langsung tampil luar biasa dengan memenangkan penghargaan PFA Player of the Year. Sekaligus memecahkan rekor gol terbanyak dalam satu musim Premier League saat itu.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore