TERPURUK: Pelatih Manchester United Tuben Amorim tak dapat menutupi kekecewaannya saat timnya kalah 0-2 di kandang sendiri atas West Ham United (11/5). (Istimewa)
JawaPos.com-Ruben Amorim mengaku merasa malu dan mempertimbangkan untuk mundur dari kursi kepelatihan Manchester United jika tidak mampu memperbaiki performa buruk tim di musim depan.
Baca Juga: Bagikan Spoiler Baru, Akankah Roh Jeong Eui dan Lee Chae Min dapat Bersatu di Crushology 101?
Kekalahan 0-2 dari West Ham pada Minggu (11/5) menjadi hasil negatif ke-17 Setan Merah di Premier League musim ini, dengan 13 di antaranya terjadi di bawah kepemimpinan Amorim.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Amorim meluapkan kekesalannya terhadap kurangnya urgensi di timnya. Ia menuduh para pemain tidak lagi peduli dengan hasil buruk dan menyatakan bahwa United telah kehilangan identitas sebagai klub besar.
Ketika ditanya tentang perasaannya, Amorim dengan tegas menyatakan rasa malunya.
"Bagaimana perasaan seorang manajer Manchester United dalam posisi seperti itu? Malu, dan itu sulit diterima. Setiap orang di klub ini harus memikirkan banyak hal dengan serius. Kita harus kuat di musim panas dan berani mengambil keputusan," ungkapnya.
Amorim menambahkan bahwa United sudah kehilangan rasa kewajiban untuk menang di kandang sendiri.
"Kita kehilangan perasaan bahwa kita adalah klub besar dan seharusnya kekalahan di kandang itu seperti akhir dunia. Itu adalah masalah terbesar di klub ini," jelasnya.
Saat ditanya apakah dia bisa menjadi sosok yang membalikkan keadaan, Amorim secara mengejutkan mengatakan siap mundur jika performa tidak berubah.
"Ini bukan kesalahan para pemain. Ini kesalahan saya, saya yang bertanggung jawab. Jika kita tidak bisa mengubah ini dengan cepat, kita seharusnya memberikan tempat ini kepada orang lain," ucapnya.
Pernyataan tersebut menjadi momen paling emosional Amorim sejak menggantikan Erik ten Hag awal musim ini. Ia menegaskan bahwa meskipun United akan menghadapi Tottenham Hotspur di final Liga Europa di Bilbao pada 21 Mei, fokus utamanya tetap pada perbaikan tim secara keseluruhan.
"Sejujurnya, saya tidak khawatir tentang final. Itu adalah masalah terkecil di klub ini. Kita perlu mengubah sesuatu yang lebih mendalam. Kita menunjukkan bahwa di akhir musim ini kita bahkan tidak bermain di Premier League dan Liga Champions bagi kita seperti mimpi," tuturnya.
Amorim menekankan bahwa mentalitas para pemain perlu diperbaiki, terutama dalam menghadapi tekanan di Liga Premier.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
