
Mantan pemain Arsenal Nicolas Pepe. (@nicolas.pepe)
JawaPos.com-Arsenal tampaknya belum banyak melakukan pembelian yang lebih mengecewakan daripada transfer Nicolas Pepe. Pemain sayap asal Pantai Gading itu dibeli dengan harga fantastis sebesar GBP 72 juta pada 2019 setelah musim yang gemilang bersama Lille.
Dia tetap menjadi pembelian termahal Arsenal hingga Declan Rice tiba di Emirates Stadium empat tahun kemudian. Namun, perjalanan Pepe di London Utara tidak berjalan sesuai rencana.
Meskipun mencetak lima gol di musim Premier League pertamanya, pencapaian tergolong kurang memuaskan. Musim berikutnya, meskipun mencetak total 16 gol di semua kompetisi, Pepe justru semakin terpinggirkan di musim 2021/22.
Pemain berusia 29 tahun itu kemudian dipinjamkan ke OGC Nice pada musim berikutnya, sebelum kontraknya di Arsenal diputus satu tahun lebih awal. Setelah setahun meninggalkan Arsenal dengan status bebas transfer, Pepe membuka suara tentang hubungan tegang yang dia alami dengan Mikel Arteta.
"Dengan Arteta, itu tidak. yah, itu bagus di awal. Setelah itu, kepercayaan dirinya tidak ada," kata Pepe dalam wawancara dengan The Athletic.
"Saya semakin jarang bermain, jadi muncul rasa frustrasi. Saya bukan orang yang suka duduk di bangku cadangan setiap minggu tanpa alasan atau penjelasan. Jadi, itu yang menciptakan ketegangan," tambah dia.
Dengan dipinggirkan Arteta, tak diberi kesempatan bermain di skuad utama, dan dilego sebelum kontraknya habis, Pepe mungkin bisa dimaklumi jika melihat kembali masa-masa kelam di Arsenal dengan perasaan negatif. Namun, dia bisa jadi akan mendapat kesempatan untuk membalas dendam.
Menurut Foot Mercato, kebangkitan Pepe di Villarreal menarik perhatian klub-klub Premier League, termasuk Everton dan Wolves. Kedua klub dilaporkan memantau situasi Pepe seiring berakhirnya musim impresifnya di La Liga, di mana dia mencatatkan tujuh kontribusi gol dalam 24 pertandingan.
Meski masih belum mampu menunjukkan output yang diharapkan penggemar Arsenal sesuai dengan harga transfernya yang besar, Pepe tentu akan menyambut kesempatan untuk membuktikan bahwa dia bisa efektif di Premier League dan menunjukkan kepada Arteta bahwa keputusan untuk melepasnya adalah kesalahan besar.
Mengenang masa-masa sulitnya di London Utara, Pepe merasa harga mahal yang dibayar Arsenal untuknya membuatnya terjebak sejak awal.
"Ketika sebuah klub membayar sebanyak itu untukmu, detail kecil tak lagi penting. Secara otomatis, pemain pertama yang akan dikritik adalah yang dibeli dengan harga mahal. Arsenal menghabiskan banyak uang untuk saya dan saya yang harus membayar harganya," ungkap Pepe.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
