Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Mei 2025 | 22.50 WIB

Mantan Pemain Arsenal Nicolas Pepe Ungkap Konflik dengan Mikel Arteta, Bisa Balas Dendam Bersama Villarreal

Mantan pemain Arsenal Nicolas Pepe. (@nicolas.pepe) - Image

Mantan pemain Arsenal Nicolas Pepe. (@nicolas.pepe)

JawaPos.com-Arsenal tampaknya belum banyak melakukan pembelian yang lebih mengecewakan daripada transfer Nicolas Pepe. Pemain sayap asal Pantai Gading itu dibeli dengan harga fantastis sebesar GBP 72 juta pada 2019 setelah musim yang gemilang bersama Lille.

Dia tetap menjadi pembelian termahal Arsenal hingga Declan Rice tiba di Emirates Stadium empat tahun kemudian. Namun, perjalanan Pepe di London Utara tidak berjalan sesuai rencana.

Meskipun mencetak lima gol di musim Premier League pertamanya, pencapaian tergolong kurang memuaskan. Musim berikutnya, meskipun mencetak total 16 gol di semua kompetisi, Pepe justru semakin terpinggirkan di musim 2021/22.

Pemain berusia 29 tahun itu kemudian dipinjamkan ke OGC Nice pada musim berikutnya, sebelum kontraknya di Arsenal diputus satu tahun lebih awal. Setelah setahun meninggalkan Arsenal dengan status bebas transfer, Pepe membuka suara tentang hubungan tegang yang dia alami dengan Mikel Arteta.

"Dengan Arteta, itu tidak. yah, itu bagus di awal. Setelah itu, kepercayaan dirinya tidak ada," kata Pepe dalam wawancara dengan The Athletic.

"Saya semakin jarang bermain, jadi muncul rasa frustrasi. Saya bukan orang yang suka duduk di bangku cadangan setiap minggu tanpa alasan atau penjelasan. Jadi, itu yang menciptakan ketegangan," tambah dia.

Dengan dipinggirkan Arteta, tak diberi kesempatan bermain di skuad utama, dan dilego sebelum kontraknya habis, Pepe mungkin bisa dimaklumi jika melihat kembali masa-masa kelam di Arsenal dengan perasaan negatif. Namun, dia bisa jadi akan mendapat kesempatan untuk membalas dendam.

Menurut Foot Mercato, kebangkitan Pepe di Villarreal menarik perhatian klub-klub Premier League, termasuk Everton dan Wolves. Kedua klub dilaporkan memantau situasi Pepe seiring berakhirnya musim impresifnya di La Liga, di mana dia mencatatkan tujuh kontribusi gol dalam 24 pertandingan.

Meski masih belum mampu menunjukkan output yang diharapkan penggemar Arsenal sesuai dengan harga transfernya yang besar, Pepe tentu akan menyambut kesempatan untuk membuktikan bahwa dia bisa efektif di Premier League dan menunjukkan kepada Arteta bahwa keputusan untuk melepasnya adalah kesalahan besar.

Mengenang masa-masa sulitnya di London Utara, Pepe merasa harga mahal yang dibayar Arsenal untuknya membuatnya terjebak sejak awal.

"Ketika sebuah klub membayar sebanyak itu untukmu, detail kecil tak lagi penting. Secara otomatis, pemain pertama yang akan dikritik adalah yang dibeli dengan harga mahal. Arsenal menghabiskan banyak uang untuk saya dan saya yang harus membayar harganya," ungkap Pepe.  

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore