Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 April 2025 | 21.22 WIB

Scott McTominay: Mengapa Saya Selalu Ditempatkan di Posisi yang Salah di Manchester United

Pemain Napoli, Scott McTominay, buka-bukaan tentang penampilannya saat membela Manchester United. (Dok. Napoli)

 

JawaPos.com - Mantan bintang Manchester United, Scott McTominay mengklaim bahwa ia selalu ditempatkan posisi yang salah saat berada di Old Trafford. Ia mengungkapkan itu setelah menemukan performa terbaik dalam kariernya sejak kepindahannya ke Napoli pada musim panas.

McTominay mengakhiri tujuh tahun masa baktinya di Manchester United pada musim panas lalu setelah bergabung dengan Napoli melalui transfer senilai GBP 26 juta.

Pemain asal Skotlandia ini tampil luar biasa sejak bekerja sama dengan Antonio Conte di Stadion Diego Armando Maradona, menorehkan 10 gol dari lini tengah dalam 26 penampilannya di Serie A sejauh ini.

McTominay bahkan bisa mengakhiri musim debutnya di Italia dengan meraih gelar juara Serie A, mengingat Napoli hanya tertinggal tiga poin dari pemuncak klasemen Inter Milan dengan sembilan pertandingan tersisa.

Baru-baru ini, McTominay bersikeras bahwa ia bisa saja dimainkan dengan lebih baik oleh para manajernya saat berseragam Manchester United, dan menuduh mereka telah salah menempatkannya di lapangan.

Alih-alih dimainkan sebagai pemain box-to-box yang telah membawanya sukses di Napoli, bintang asal Skotlandia ini lebih sering dimainkan sebagai gelandang bertahan selama di Manchester United, bahkan terkadang diminta untuk mengisi posisi bek tengah.

"Ketika saya masuk ke tim utama, saya cukup kesulitan untuk menemukan posisi saya bermain," ujar McTominay seperti dilansir dari laman Daily Mail.

"Itu bukanlah kesalahan dari para pelatih. Kekuatan saya selalu masuk ke dalam kotak penalti, mencetak gol, dan menjadi masalah di sana. Akan tetapi, saya dimainkan sebagai pemain nomor 6, atau sebagai bek tengah, dan itu bukanlah posisi bermain saya."

Setelah menembus tim utama di bawah asuhan Jose Mourinho, McTominay pernah dilatih oleh Ole Gunnar Solskjaer, Ralf Rangnick, dan Erik ten Hag, kemudian meninggalkan klub tak lama sebelum kedatangan Ruben Amorim. 

Menjelang kepindahannya ke Napoli, McTominay menikmati rentetan gol yang luar biasa untuk Skotlandia di panggung internasional, menunjukkan apa yang bisa ia lakukan ketika secara konsisten dimainkan lebih jauh ke depan.

Secara keseluruhan, pemain berusia 28 tahun itu telah mencetak 11 gol dalam 58 penampilan untuk negaranya dan telah mencetak tujuh gol dalam 28 pertandingan untuk Napoli musim ini.

Menjelaskan mengapa ia salah diberikan posisi oleh manajer Manchester United, McTominay menambahkan bahwa pada saat itu dirinya masih muda dan tidak bisa berbuat banyak.

"Ketika Anda bermain untuk Manchester United dan berusia 20 tahun, Anda tidak bisa mengetuk pintu manajer dan mengatakan bahwa Anda berharap untuk bermain sebagai pemain nomor 8 di depan Paul Pogba. Itu tidak realistis. Anda harus tahu tempat Anda, dan melakukan apa yang diminta," sambung McTominay.

"Dalam beberapa musim terakhir, saya mulai lebih banyak masuk ke dalam kotak penalti, mencetak lebih banyak gol, dan tahun lalu adalah tahun terbaik saya."

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore