
Pemain Inggris Michael Owen sukses mendapatkan trofi baik ketika bermain untuk Liverpool maupun Manchester United. (Istimewa)
JawaPos.com- Michael Owen mengakui bahwa sulit untuk melihat Manchester United bangkit di bawah arahan Ruben Amorim. Kekalahan 1-0 dari Tottenham pada hari Minggu lalu, yang diwarnai gol tunggal James Maddison di babak pertama, memperpanjang deretan kekalahan United menjadi delapan dari 14 pertandingan Premier League, dan kini mereka terpuruk di posisi ke-15 klasemen.
Sejak 4 Desember lalu, tim asuhan Amorim telah menelan delapan kekalahan, dengan hanya Leicester dan Southampton yang mencatatkan lebih banyak kekalahan.
Meskipun performa tim terus memburuk, Amorim tetap teguh pada keyakinannya dan mengaku tidak khawatir dengan posisinya di Old Trafford. Namun, eks-striker United, Michael Owen, menyatakan bahwa meski menyukai Amorim sebagai manajer, ia kesulitan melihat bagaimana mantan klubnya bisa keluar dari tren negatif ini.
"Saya tidak melihat adanya perbaikan bagi Manchester United, mereka tidak terlihat seperti tim sama sekali. Saya suka manajernya, saya suka apa yang dia katakan dan sikapnya, tetapi saya tidak suka timnya, dan sulit untuk melihatnya membaik," kata Owen kepada Premier League Productions.
Gary Neville juga memberikan kritik tajam setelah kekalahan tersebut, menyebut persiapan pra-pertandingan Amorim sebagai masalah utama United.
"Jarak antara dua gelandang United sangat salah. Lihat di mana Fernandes, lihat di mana Casemiro. Ini melanggar semua aturan sepak bola. Struktur timnya sangat buruk. Dua gelandang di tengah terpisah, ini memalukan," kata Neville saat menjadi komentator di Sky Sports.
Neville bahkan mengkritik reaksi Amorim setelah gol pertama Spurs, menyebutnya tidak tepat.
"Amorim sangat marah, dia berteriak-teriak kepada stafnya. Saya tidak tahu apa yang dia marahi. Masalah terbesar yang saya lihat adalah bagaimana tim ini dipersiapkan," tambahnya.
Namun, meskipun mendapat banyak kritik, Amorim tetap yakin dengan pendekatannya dan percaya bahwa keberuntungan mereka akan berubah.
"Saya memiliki banyak masalah, pekerjaan saya sangat, sangat sulit di sini. Tapi saya tetap dengan keyakinan saya. Kami hanya perlu menghadapinya dan tidak lari, itulah perasaan saya," jelas Amorim.
Amorim tetap berkomitmen pada pekerjaannya dan yakin bahwa segala sesuatunya akan berubah, meskipun kritik terus datang dari berbagai pihak terkait performa buruk Manchester United saat ini.
"Saya memahami apa yang dipikirkan para penggemar dan media. Saya benci kalah, perasaan itu adalah yang terburuk. Sangat sulit menghadapi penggemar saat ini. Tapi kami sudah melakukan segala yang kami bisa, saya melakukan segala yang saya bisa," pungkasnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
