Angel Di Maria. (Dok. Antara)
JawaPos.com - Punggawa senior timnas Argentina, Angel Di Maria membeberkan tentang tawaran yang datang dari Arab Saudi ketika dirinya berhasil membawa Argentina juara Piala Dunia 2022. Di Maria terlibat dalam kemenangan hebat La Albiceleste ketika merengkuh tahta tertinggi kompetisi sepak bola itu.
Satu golnya di final melawan Prancis membawa pertandingan berlangsung sengit hingga babak perpanjangan waktu. Argentina akhirnya berhasil menaklukkan Prancis di babak adu penalti dan menjadi juara.
Dilansir dari Sportskeeda, rupanya Angel Di Maria sempat mendapat tawaran dari klub-klub Arab Saudi untuk melanjutkan karirnya. Saat itu, Angel Di Maria sedang memperkuat Juventus dengan kontrak semusim setelah bergabung secara gratis pada musim panas 2022 dari PSG.
Kontraknya yang bakal berakhir di musim panas 2023 membuat dirinya terbuka dengan tawaran yang datang dari klub-klub lain, termasuk dari kontestan Saudi Pro League. Di Maria menolak tawaran tersebut dan lebih memilih berkarir bersama Benfica hingga sekarang.
"Saya tidak akan mengelak bahwa saya sempat mendapat tawaran dari mereka (klub-klub Arab Saudi) untuk kontrak musim berikutnya. Pada penawaran pertama saya menolak tawaran tersebut. Lalu mereka kembali dengan penawaran kedua dengan harga yang lebih tinggi. Tetapi saya tetap berkata tidak untuk tawaran tersebut." ungkap Di Maria.
"Ketika tawaran berikutnya datang, saya sempat berpikir mungkin saya perlu mengatakan harga yang lebih tinggi lagi dengan harapan mereka akan berkata tidak untuk pengajuan saya. Tetapi rupanya mereka tetap menyanggupi permintaan saya. Pada akhirnya saya tetap menolak dan memilih untuk pindah ke Lisbon (markas Benfica), dan melanjutkan hidup disana" pungkas punggawa veteran timnas Argentina itu.
Pemain yang tanggal 14 Februari ini genap berusia 37 tahun itu kembali memperkuat Benfica yang merupakan klub pertama dalam perjalanan karirnya di Eropa. Dilansir dari Transfermarkt, Benfica merekrut Angel Di Maria dari klub masa kecilnya, Rosario Central pada tahun 2007 dan memperkuat raksasa Liga Portugal itu selama 3 tahun.
Performanya yang impresif menarik minat Florentino Perez untuk memboyongnya ke Santiago Bernabeu dan menjadi punggawa andalan Real Madrid bersama pemain-pemain lain seperti Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, dan Karim Benzema.
Satu langkah yang mengejutkan lantaran jarang terpakai di Real Madrid, Di Maria memilih berlabuh bersama Manchester United. Gagal menunjukkan performa gemilang, dirinya hanya bertahan semusim kemudian bergabung bersama PSG di tahun 2016. Dirinya meraih kesuksesan tingkat domestik namun kerap gagal membawa PSG berbicara banyak di kompetisi Eropa.
Setelah dilepas gratis oleh Juventus, Di Maria kembali bermain untuk Benfica di penghujung karirnya menjelang masa pensiun.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
