Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Februari 2025 | 22.48 WIB

Inilah Makna Aksara F Dalam Nama Klub Anyar Pemain Timnas Indonesia Sandy Walsh, Yokohama F. Marinos di Liga Jepang

 

Sandy Walsh saat perkenalan di Yokohama Marinos. (Dok. YFM)

JawaPos.com – Yokohama F.Marinos meraih 3 poin dalam matchday 7 Liga Champions Elite Asia Rabu (12/2). Menghadapi Shanghai Shenhua, Marinos menang 1-0 berkat gol Yan Matheus (20’).

Marinos mendapatkan atensi publik Indonesia setelah pekan lalu menggaet pemain Indonesia Sandy Walsh. Sayangnya Walsh tak dimainkan oleh pelatih Steve Holland dalam laga versus Shenhua kemarin.

Klub baru Walsh ini adalah klub besar di kompetisi Jepang. Bersama Kashima Antlers, Marinos adalah 2 klub yang tak pernah degradasi dari level teratas sepak bola Jepang.

Marinos juga mengoleksi 5 titel J-League (1995, 2003, 2004, 2019, 2022) dan 2 titel Japan Soccer League (nama lawas J-League). Adapun di level Asia, klub yang pernah dibela bintang timnas Jepang Shunsuke Nakamura tersebut pernah juara Asian Cup Winners' Cup 2 kali (1991-1992 dan 1992-1993).

Marinos ini juga punya jejaring global sejak 2014. Sebab mereka tergabung dalam City Football Group (CFG) yang menginduki klub seperti Manchester City (Inggris), Girona (Spanyol), Palermo FC (Italia), Mumbai City (India), New York City FC (AS), dan EC Bahia (Brasil)

Jika melihat sejarah klub sebetulnya ketika berdiri pada 1972 Marinos ini bernama Nissan Motor FC. Namun nama itu kemudian berubah menjadi Yokohama Marinos ketika sepak bola Jepang berubah format menjadi kompetisi profesional dengan nama J-League di 1993.

Pergantian nama menjadi Marinos ini didasari status kota Yokohama yang merupakan kota pelabuhan terbesar di Jepang.

Nah, pada 1998 klub tetangga Marinos yaitu Yokohama Flugels mengalami kebangkrutan. Kemudian pemilik Marinos memutuskan melakukan merger dengan Flugels. Alhasil sejak 1999, nama lengkap klub menjadi Yokohama F.Marinos.

Akan tetapi merger Marinos dengan Flugels ini ternyata tak 100 persen diterima dengan baik oleh fan Flugels. Sebab mereka tak puas nama Flugels ‘diringkas’ dalam 1 aksara saja menjadi F dalam nama klub hasil merger.

Akhirnya suporter Flugels yang kecewa lantas membuat donasi publik dan mendirikan Yokohama FC. Yang dilakukan suporter Yokohama FC ini terinspirasi model pendanaan ala socio di FC Barcelona.

Dengan model kepemilikan dan pendanaan yang dijalankan suporter maka Yokohama FC menjadi klub pionir sistem tersebut di sepak bola Jepang.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore