Fabio Coentrao mengaku dirinya belum mencapai level yang diinginkan Madrid
JawaPos.com – Pada awal tahun 2010-an, Portugal sempat memiliki bek kiri yang bisa mereka andalkan. Sosok tersebut adalah Fabio Coentrao yang menjadi bagian dari timnas Portugal pada tahun 2009 hingga 2017.
Penampilan apiknya bersama Benfica dan timnas Portugal, membuat nama Coentrao melambung. Ia akhirnya direkrut oleh Real Madrid pada tahun 2011.
Selama tujuh musim bersama Real Madrid, Coentrao berhasil menyumbang berbagai trofi. Ia pernah menjuarai nyaris seluruh trofi bersama tim tersebut, mulai dari Liga Spanyol, Piala Spanyol, hingga Liga Champions.
Karier Fabio Coentrao berakhir pada tahun 2021 yang lalu. Rio Ave menjadi klub terakhirnya, sebelum memulai bisnis baru pasca pension dari lapangan hijau.
Kini Fabio Coentrao memiliki bisnis perikanan. Setelah beberapa tahun berjalan, bisnis tersebut mendadak mendapatkan sorotan.
Melansir situs JN, bisnis yang dijalani oleh Fabio Coentrao termasuk dalam bisnis ilegal. Mereka menyebut jika perusahaan perikanan milik Coentrao tidak memiliki izin untuk beroperasi.
JN bahkan mendapati jika Coentrao sudah melakukan aktivitas penangkapan kepiting secara ilegal. Ketika mengunjungi gudang milik Coentrao pada Rabu (15/1), JN mendapati sekitar 1 ton udang yang ditangkap tanpa izin di dalam gudangnya.
Sementara itu menurut harian AS, Fabio Coentrao tidak segan-segan untuk mengancam media yang mencoba meliput bisnisnya tersebut. Melansir situs AS, Fabio Coentrao tertangkap kamera mengusir jurnalis yang datang meliput ke sana.
“Pergilah dari rumah (gudang) saya, saya sudah memperingati anda,” ujar Coentrao kepada jurnalis lokal di Portugal.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
