Sol Campbell saat bermain bersama Arsenal. (Planet Football)
JawaPos.com - London akan kembali memanas dengan pertandingan sengit antara Arsenal dan Tottenham Hotspur dalam lanjutan Liga Inggris, Kamis (16/1) dinihari WIB.
Rivalitas antara dua klub ini selalu menarik perhatian, tidak hanya dari suporter yang saling benci, tetapi juga dari para pemain yang sering menunjukkan ketidaksukaan satu sama lain di lapangan.
Uniknya, meskipun persaingan dalam North London Derby sangat sengit, beberapa pemain justru memilih untuk berkhianat dengan pindah langsung dari Arsenal ke Tottenham Hotspur atau sebaliknya.
Meskipun jumlahnya sedikit, para pemain ini mencatatkan sejarah unik dalam rivalitas abadi tersebut. Berikut lima pemain yang berkhianat di antara kedua klub, yang telah dihimpun JawaPos dari Transfermarkt.
Jimmy Brain
Jimmy Brain menjadi pengkhianat pertama yang menghebohkan Inggris pada tahun 1931. Brain adalah salah satu pemain kesayangan fans Arsenal, yang memperkuat The Gunners dari 1923 hingga 1931. Namun, tak ada yang menyangka bahwa setelah delapan tahun, ia memilih pindah langsung ke Tottenham Hotspur, sesuatu yang pada saat itu dianggap tabu.
George Hunt
Setelah Jimmy Brain, George Hunt menjadi orang pertama yang membelot dari Tottenham Hotspur menuju Arsenal pada 1937. Hunt sebelumnya sempat bermain bersama Brain di Tottenham selama dua musim. Setelah tujuh tahun bersama Spurs, Hunt pindah ke Arsenal dengan harga EUR 9.000, meski akhirnya kariernya di Arsenal tidak berjalan baik dan hanya bertahan satu musim sebelum kembali bangkit bersama Bolton Wanderers.
Pat Jennings
Pat Jennings merupakan salah satu pengkhianat terbesar dalam sejarah North London Derby. Pada 1977, setelah sukses menjadi kiper andalan Tottenham Hotspur, Jennings membuat keputusan mengejutkan dengan bergabung ke Arsenal. Dia sempat menjadi pahlawan di Highbury dengan memenangkan Piala FA 1979. Namun, setelah tiga musim, Jennings kembali ke Tottenham pada 1985 sebelum akhirnya pensiun bersama Everton.
Sol Campbell
Sol Campbell, seorang pemain yang lahir dan besar di Tottenham, tidak pernah membayangkan dirinya akan menjadi legenda di Arsenal. Meskipun bermain 311 laga untuk Spurs, Campbell memilih pindah ke Highbury pada 2001 dengan status bebas transfer. Keputusan tersebut membawa keberuntungan bagi Arsenal, karena dia menjadi bagian penting dari tim invincible Arsenal yang menjuarai Liga Inggris tanpa kekalahan pada 2002.
William Gallas
William Gallas adalah pengkhianat terakhir yang berpindah dari Arsenal ke Tottenham pada 2010. Sebelumnya, Gallas merupakan pemain penting di Arsenal selama empat tahun, bahkan sempat menjadi kapten tim. Namun, setelah memutuskan hijrah ke Spurs secara gratis, kariernya di sana tidak secerah di Arsenal. Meski begitu, Gallas tetap meraih trofi bersama Chelsea, sebelum berkarier di dua tim London Utara tersebut.
Lima pemain ini menunjukkan bahwa dalam dunia sepak bola, rivalitas antara klub-klub besar seperti Arsenal dan Tottenham sering kali melahirkan kisah-kisah yang penuh drama dan kontroversi. Meski begitu, mereka tetap menjadi bagian penting dari sejarah panjang North London Derby.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
