Wasit Khamis Mohammed Al-Marri selama pertandingan sepak bola grup C Piala Asia AFC antara Kyrgyzstan dan Korea Selatan di Stadion Hazza Bin Zayed di Al Ain, Uni Emirat Arab, Jumat (11/1/2019).
JawaPos.com — Pertandingan Timnas Indonesia melawan Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat, 15 November 2024, kian dekat. Laga krusial ini kembali dipimpin oleh wasit asal Qatar, Khamis Al-Marri, yang menimbulkan keresahan dari para pendukung Indonesia.
Bukan kali pertama Timnas Indonesia menghadapi wasit asal Timur Tengah dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. AFC telah menempatkan wasit Timur Tengah pada empat pertandingan Indonesia, memicu spekulasi bias yang merugikan Timnas Garuda.
Pertemuan pertama Timnas Indonesia dengan wasit asal Timur Tengah terjadi pada 6 September 2024, kala bersua Arab Saudi. Wasit Adham Makhadmeh dari Yordania kala itu memimpin laga yang berakhir imbang 1-1.
Pada laga tersebut, Makhadmeh memimpin pertandingan dengan sejumlah keputusan yang meresahkan, meski Indonesia tetap berhasil meraih hasil seri. Hal ini menyisakan keraguan di benak para suporter Indonesia, mengingat atmosfer pertandingan yang begitu ketat.
Kontroversi lain terjadi saat Indonesia dipimpin wasit asal Oman, Ahmed Al-Kaf, yang membuat keputusan kontroversial pada laga kedua. Indonesia sempat unggul 2-1, namun injury time yang semula 6 menit tiba-tiba diperpanjang menjadi 9 menit dan skor berakhir imbang 2-2.
Keputusan Ahmed Al-Kaf tersebut menuai protes keras dari pendukung Indonesia, yang merasa kemenangan mereka dicuri. Kejadian ini menambah daftar kekecewaan suporter Indonesia terhadap wasit Timur Tengah yang dianggap tidak netral.
Selanjutnya, laga ketiga antara Timnas Indonesia dan China di markas lawan kembali menghadirkan wasit asal Timur Tengah, yaitu Omar Ahmed Al-Ali dari Uni Emirat Arab. Meski kalah 1-2 dari China, Al-Ali justru dinilai memimpin laga tersebut dengan cukup fair, tanpa keputusan yang kontroversial.
Namun, ketegangan kian memuncak saat Khamis Al-Marri kembali ditunjuk memimpin laga Indonesia vs Jepang kali ini. Pada pertemuan sebelumnya, Al-Marri juga memimpin laga Timnas Indonesia melawan Jepang di Piala Asia 2023, di mana Garuda kalah 1-3.
Pada laga tersebut, Al-Marri memberi tiga kartu kuning untuk pemain Indonesia, termasuk Rafael Struick, Justin Hubner, dan Jordi Amat. Sedangkan Jepang, yang diwakili bintangnya seperti Endo dan Takumi Minamino, hanya menerima dua kartu kuning.
Takumi Minamino bahkan harus menerima kartu kuning hanya satu menit setelah masuk ke lapangan, menambah daftar insiden kartu yang mewarnai laga. Gaya kepemimpinan tegas Al-Marri menjadi sorotan, mengingat jumlah kartu yang dikeluarkan pada pertandingan tersebut.
Selain dikenal tegas, Al-Marri juga sering memberikan hadiah penalti dalam berbagai laga yang dipimpinnya. Dalam empat penampilannya di Qatar Stars League, ia tercatat mengeluarkan 17 kartu kuning dan memberikan satu penalti.
Keputusan AFC menunjuk wasit asal Timur Tengah untuk keempat kalinya di laga Timnas Indonesia menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pecinta sepak bola Indonesia.
Banyak yang beranggapan wasit Timur Tengah cenderung memberikan keputusan yang lebih menguntungkan tim asal negara mereka sendiri.
Kekhawatiran ini semakin diperkuat oleh pengamat sepak bola, Coach Justin Lhaksana, yang mengungkapkan AFC diduga memberi ruang pada negara Timur Tengah untuk menjaga jatah Piala Dunia bagi wilayah mereka.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
