
Pep Guardiola (kiri) akan beradu taktik dengan Mikel Arteta saat Man City menjamu Arsenal di Etihad Stadium, Minggu (22/9) malam. (reuters)
JawaPos.com – Manchester City akan menjamu Arsenal dalam lanjutan Liga Premier atau Liga Inggris di Etihad Stadium, Minggu (22/9) malam. Pemenang dalam duel itu otomatis berhak menjadi penguasa klasemen sementara musim ini.
Sejauh ini, Man City berada di posisi kedua setelah mengoleksi 12 poin. Mereka hanya kalah agresivitas gol dari penguasa klasemen sementara Liverpool.
Namun, Man City berhak mengudeta Liverpool apabila berhasil mengalahkan Arsenal asuhan Mikel Arteta. Mereka punya peluang itu karena akan bermain di kandang.
Sementara Arsenal juga punya kans serupa. The Gunners saat ini bercokol di posisi kelima dengan 10 poin. Apabila memenangi laga nanti, maka klub London utara itu akan melesat ke puncak pimpinan klasemen.
Namun, sebelum menebak siapa yang bakal memenangi duel tersebut, kita coba intip persiapan kedua tim raksasa Inggris itu jelang pertandingan di Etihad Stadium nanti.
Man City telah memenangkan keempat pertandingan Liga Inggris mereka musim ini, dengan Erling Haaland mengungguli semua tim lain di liga sejauh ini.
Meskipun Man City tidak pernah mencatatkan clean sheet dalam tiga pertandingan liga terakhir mereka, serangan mereka telah mengalahkan lawan dengan 11 gol yang dicetak dalam empat pertandingan mereka. Pep Guardiola selaku pelatih Man City memiliki skuad yang hampir sepenuhnya fit untuk dipilih di sini, dengan banyak opsi untuk ditempatkan di samping Haaland dan Kevin de Bruyne.
Sebaliknya, Mikel Arteta sedang menghadapi krisis cedera ringan. Martin Odegaard termasuk di antara sekelompok pemain yang tidak tersedia untuk kemenangan atas Tottenham pada Minggu lalu.
Arsenal pun terbilang kalah bersaing dengan Man City, khususnya dalam hal perburuan gelar juara. Mereka menjadi runner-up di bawah Man City dalam dua musim terakhir.
Walau begitu, Arsenal terhindar dari kekalahan dalam ketiga pertandingan melawan The Citizens musim lalu. Rentetan itu termasuk poin pertama mereka di Stadion Etihad sejak 2016.
Meskipun The Gunners dapat memperoleh kepercayaan diri dari penampilan tersebut, kita tetap tidak dapat mengabaikan kekuatan Man City akhir pekan ini.
Tim asuhan Pep Guardiola memiliki satu hari istirahat ekstra setelah bermain di Liga Champions pada Rabu (18/9), bukan Kamis (19/9). Performa awal musim mereka juga spektakuler, sementara Arsenal belum menemukan ritme mereka.
Jadwal itu tentu saja jauh lebih menguntungkan Man City, yang akan bermain di kandang sendiri melawan Inter. Sementara Arsenal harus kembali dari Italia.
Tiga pertandingan terakhir antara kedua tim ini menghasilkan total gol di bawah 2,5. Hanya ada satu gol dalam 180 menit laga liga musim lalu setelah hasil imbang 1-1 di Community Shield.
Ini terjadi setelah Man City mengalahkan Arsenal dengan telak dua kali pada musim 2022/2023. Namun, Mikel Arteta telah mengadaptasi timnya, dan mereka menjadi lebih berpengalaman dalam pertandingan terbesar. Itu membantu mereka menghindari penghinaan seperti yang mereka derita dalam perebutan gelar beberapa tahun lalu.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
