
PROMOSI: Como 1907 promosi ke Serie A setelah 21 tahun dan jadi klub yang saham mayoritasnya dimiliki oleh Djarum Group. (Como 1907)
JawaPos.com — Kabar gembira menghampiri penggemar sepak bola Indonesia, terutama para pencinta Como 1907, klub sepak bola Italia yang saat ini tengah bersiap memasuki kasta tertinggi Liga Italia, Serie A, musim 2024/2025.
Kepastian ini menjadi sorotan karena Como 1907 bukan sekadar klub biasa, melainkan merupakan salah satu klub yang dimiliki oleh Djarum Group, konglomerat asal Indonesia yang terkenal dan dipimpin oleh Michael Hartono dan Budi Hartono.
Sejarah Como 1907 mencerminkan perjalanan panjang dan berliku, dengan berbagai tantangan yang dihadapi klub dalam menembus panggung sepak bola profesional Italia. Didirikan pada 1907, Como 1907 adalah klub sepak bola yang berbasis di Como, Lombardy.
Warna tim biru khas kerajaan menjadi ciri khas dari klub ini. Meskipun memiliki sejarah yang tidak selalu mulus, Como 1907 berhasil meraih kesuksesan dan menorehkan namanya di dunia sepak bola Italia.
Perjalanan Como di Serie A memiliki catatan yang cukup menarik. Mereka pertama kali promosi ke Serie A pada 1949 dan menikmati periode empat tahun yang cukup sukses sebelum terdegradasi. Setelah itu, mereka sering bergerak antara Serie B dan Serie C, namun mulai muncul sebagai kandidat promosi ke Serie A pada 1970-an.
Pada 1980-an, Como kembali menembus Serie A dan meraih kesuksesan dengan bertahan selama dua musim sebelum terdegradasi kembali. Namun, periode lima tahun di Serie A pada 1980-an menjadi salah satu masa kejayaan klub dalam beberapa dekade terakhir.
Meskipun mengalami penurunan performa dan beberapa kali terdegradasi, Como 1907 tidak pernah menyerah. Pada 2001, mereka berhasil promosi ke Serie A lagi, namun keberhasilan itu tidak berlangsung lama karena mereka terdegradasi kembali pada musim 2002/2003.
Keberhasilan Como 1907 dalam mencapai promosi ke Serie A Liga Italia musim 2024/2025 menjadi prestasi yang luar biasa. Ini menandai kembalinya Como ke panggung sepak bola Italia yang bergengsi setelah 21 tahun absen dari Serie A.
Kepastian promosi Como 1907 juga menjadi berita baik bagi para pemain Timnas Indonesia. Como 1907 menjadi salah satu jembatan bagi para pemain Indonesia untuk merasakan kompetisi level top Eropa, seperti yang diharapkan oleh Erick Thohir, Ketua PSSI.
Sinergi antara klub sepak bola yang dimiliki oleh pengusaha Indonesia dengan PSSI membuka peluang bagi para pemain untuk berkembang dan meniti karier mereka di kompetisi-kompetisi bergengsi di Eropa.
Sebagai klub yang dimiliki oleh Djarum Group, Como 1907 juga memiliki nilai tambah tersendiri. Perusahaan yang dipimpin oleh Michael Hartono dan Budi Hartono telah mengukir prestasi yang gemilang dalam berbagai sektor, dan keberadaan Como 1907 sebagai salah satu aset mereka di dunia sepak bola menambah keberagaman portofolio bisnis mereka.
Tidak hanya itu, kehadiran mantan pemain kelas dunia seperti Thierry Henry dan Cesc Fabregas sebagai pemegang saham minoritas dalam klub ini menambah warna dalam kepemilikan Como 1907. Dengan pengalaman dan pengetahuan mereka dalam dunia sepak bola, Henry dan Fabregas dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi perkembangan dan kesuksesan Como 1907 di masa mendatang.
Sebagai bagian dari persiapan menghadapi Serie A Liga Italia musim 2024/2025, Como 1907 telah menetapkan Osian Roberts sebagai pelatih sementara. Dengan komposisi tim yang solid dan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Como 1907 siap untuk menghadapi tantangan di level tertinggi sepak bola Italia.
Dengan demikian, promosi Como 1907 ke Serie A menjadi momen bersejarah bagi klub, pemiliknya, serta bagi sepak bola Indonesia secara keseluruhan. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa sepak bola tidak mengenal batas dan dapat menjadi alat untuk mempersatukan berbagai negara dan budaya.
Semoga keberhasilan Como 1907 ini menjadi inspirasi bagi klub-klub sepak bola Indonesia lainnya untuk terus berprestasi dan meraih kesuksesan di kancah internasional.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
