Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 Mei 2024 | 19.00 WIB

Menanti Nasib Emil Audero Ketika Diturunkan, Inter Milan Malah Tumbang Lawan Sassuolo

MENANTI NASIB: Performa Emil Audero di laga Inter Milan akan jadi salah satu yang menarik untuk melihat masa depannya di Liga Italia. (Instagram Emil Audero) - Image

MENANTI NASIB: Performa Emil Audero di laga Inter Milan akan jadi salah satu yang menarik untuk melihat masa depannya di Liga Italia. (Instagram Emil Audero)

JawaPos.com — Inter Milan, sang raja Serie A, harus menelan pil pahit saat bertandang ke markas Sassuolo dalam lanjutan pekan ke-35 Serie A 2023/2024.

Pertandingan yang berlangsung di Mapei Stadium pada Minggu dini hari menyaksikan kekalahan mengejutkan Inter dengan skor tipis 0-1. Gol semata wayang tuan rumah dicetak oleh Armand Lauriente di pertengahan babak pertama, sementara Inter gagal mencetak gol balasan meski mendominasi sepanjang pertandingan.

Pertandingan ini menandai kekalahan kedua Inter di liga Italia musim ini, dengan kekalahan pertama juga dilakukan oleh Sassuolo dengan skor 1-2 pada 28 September tahun lalu.

Meskipun demikian, kekalahan ini tidak terlalu memengaruhi posisi pasukan Simeone Inzaghi, yang telah mengamankan Scudetto di pekan sebelumnya. I Nerazzurri tetap kukuh di puncak klasemen dengan raihan 89 poin dari 35 pertandingan, sementara Sassuolo terjebak di peringkat 18 atau dua terbawah di zona degradasi dengan 29 poin.

Namun, bagi Sassuolo, kemenangan ini adalah suatu keharusan untuk mempertahankan asa mereka keluar dari zona merah. Dengan syarat memenangkan dua pertandingan tersisa dan dua tim di atas mereka gagal meraih poin, peluang tersebut masih terbuka.

Dalam pertandingan ini, Sassuolo tampil penuh semangat karena membutuhkan kemenangan demi lolos dari degradasi.

Di sisi lain, Inter Milan menurunkan kiper keturunan Indonesia, Emil Audero. Keberadaan Audero di bawah mistar Inter menjadi sorotan tersendiri. Bagaimana performa Audero dalam laga kali ini? Apakah dia mampu mengamankan gawang Inter dari kebobolan?

Pertandingan dimulai dengan beberapa upaya serangan dari Sassuolo yang merepotkan pertahanan Inter. Salah satunya terjadi pada menit ke-16 lewat sepakan Martin Erlic di kotak Inter. Namun, Audero masih mampu membendungnya dengan mantap. Pertahanan Inter terlihat tegar, namun Sassuolo terus mengancam.

Kemudian pada menit ke-20, Sassuolo berhasil membuka keunggulan. Kesalahan Denzel Dumfries dalam menguasai bola di pertahanan sendiri dimanfaatkan dengan baik oleh Josh Doig. Doig merebut bola dan mengirim umpan ke tiang dekat yang langsung dituntaskan dengan sepakan keras Armand Lauriente ke pojok atas gawang Audero. Skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Sassuolo.

Inter mencoba untuk membalas, namun upaya-upaya mereka masih belum membuahkan hasil yang diinginkan. Di beberapa kesempatan, Inter hampir saja berhasil menyamakan skor, salah satunya lewat aksi Lautaro Martinez. Namun, keberuntungan belum berpihak pada Inter, karena gol yang dicetak Martinez dianulir oleh wasit karena offside.

Memasuki babak kedua, Inter memulai dengan tempo tinggi untuk mengejar ketertinggalan. Meskipun mendominasi penguasaan bola, namun buruknya penyelesaian akhir menjadi kendala bagi tim tamu dalam menyamakan kedudukan. Hingga laga berakhir, Sassuolo berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 mereka, mengakhiri catatan tidak terkalahkan Inter di 28 laga Serie A.

Kekalahan ini membawa pertanyaan besar bagi posisi Emil Audero di tim utama Inter Milan. Sebagai kiper, tugasnya adalah untuk mengamankan gawang timnya dari kebobolan. Namun, apakah Audero mampu memenuhi ekspektasi tersebut? Pertandingan melawan Sassuolo memberikan sedikit gambaran atas performa Audero.

Audero memang melakukan beberapa penyelamatan yang cukup gemilang dalam pertandingan ini, namun kebobolan satu gol menjadi pukulan tersendiri bagi kiper keturunan Indonesia tersebut. Pertanyaan pun muncul, apakah Audero layak dipertahankan sebagai kiper utama Inter Milan mengingat performanya yang belum konsisten?

Perjalanan Audero di Inter Milan seakan-akan menjadi sebuah drama tersendiri. Dari awalnya dianggap sebagai harapan baru bagi lini belakang Inter, kini performanya dipertanyakan. Dalam dunia sepak bola, tekanan dan ekspektasi selalu ada, terutama bagi seorang kiper yang harus menjaga gawang timnya dari kebobolan.

Ketika timnya menelan kekalahan, sorotan pun mulai tertuju pada Audero. Bagaimana dia bereaksi dalam menghadapi tekanan tersebut? Apakah Audero mampu bangkit dan membuktikan bahwa dirinya masih layak dipercaya sebagai kiper utama Inter Milan?

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore