Reaksi bek Paris Saint-Germain Milan Skriniar dalam kekalahan 1-4 oleh Newcastle United pada matchday kedua fase grup Liga Champions di St James’ Park kemarin (5/10).
JawaPos.com – Sensasi Newcastle United dalam dua pekan terakhir belum berhenti. Pesta gol 8-0 atas Sheffield United di Premier League (24/9), lalu menyingkirkan Manchester City 1-0 di Piala Liga (29/9).
Kemarin (5/10), dalam matchday kedua grup F Liga Champions di St James’ Park, Newcastle sukses mempecundangi klub bertabur bintang Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor meyakinkan 4-1.
Hanya dalam kurun waktu 50 menit, The Magpies –julukan Newcastle– sudah unggul tiga gol melalui gelandang serang Miguel Almiron pada menit ke-17, bek kiri Dan Burn (39’), dan gelandang Sean Longstaff (50’).
Tim tamu sempat memperkecil ketertinggalan lewat bek kiri Lucas Hernandez pada menit ke-56.
Namun, pada menit pertama injury time babak kedua, bek Fabian Schar mencetak gol keempat tuan rumah sekaligus penutup pesta laga kandang pertama The Magpies di ajang Eropa setelah 21 tahun. Skor 4-1 sekaligus kemenangan terbesar The Magpies di ajang Eropa.
’’Newcastle Press.” Begitulah Chronicle Live mengklaim gaya sepak bola yang diusung tactician Newcastle Eddie Howe dalam kemenangan atas PSG. Jamal Lascelles dkk memainkan garis pertahanan tinggi untuk menekan lawan nyaris sepanjang laga.
’’Tekanan agresif telah menjadi ciri khas kami. Hal-hal positif sudah kami lakukan sejak babak pertama,’’ ucap Howe.
Newcastle Press sekaligus taktik The Magpies merusak penguasaan bola yang memang telah diperkirakan jadi milik Les Parisiens –julukan PSG. Marquinhos dkk dominan dengan 69 persen penguasaan bola. Itu pun masih di bawah rata-rata penguasaan bola mereka di Ligue 1 musim ini yang mencapai 72 persen.
’’Mereka (PSG) tim yang bagus sehingga kami harus bertahan dengan cara yang sangat bagus,’’ sambung Howe.
PSG, sepertinya, juga menganggap sebelah mata Newcastle berkaca dari komposisi pemain yang ditampilkan. Entraineur PSG Luis Enrique langsung memainkan empat pemain berkarakter menyerang sejak menit awal.
Yaitu Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Goncalo Ramos, dan Randal Kolo Muani. Artinya, ada satu gelandang yang dikorbankan. Dari skema biasanya 4-3-3 menjadi 4-2-4.
Berbicara kepada Live Foot, Enrique menyatakan hanya mencari taktik terbaik untuk timnya karena dia mengetahui Newcastle memiliki pertahanan solid. The Magpies memang nirbobol dalam lima laga terakhir sebelum kemarin.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
