Ruben Neves (kanan) dan Sergej Milinkovic-Savic sama-sama memperkuat Al Hilal SC sekaligus memilih tinggal di Bahrain ketimbang Arab Saudi.
JawaPos.com - Meninggalkan Eropa demi karier di Arab Saudi bukan pilihan mudah. Buktinya, banyak pemain atau pelatih di Saudi Pro League yang memilih tinggal di negara tetangga Arab Saudi, Bahrain. Kenapa?
Memiliki gaji selangit dan mendapatkan fasilitas mewah tentu menggiurkan bagi sederet pemain-pelatih Eropa yang menjajal peruntungan di Saudi Pro League belakangan ini.
Tetapi, bagi mereka, hidup di Arab Saudi ternyata bukan prioritas. Mereka lebih memilih bermukim di Bahrain.
Ya, mereka memilih pergi pulang Saudi–Bahrain. Jarak kedua negara hanya 605 kilometer. Jarak yang bisa ditempuh dengan perjalanan maksimal 2 jam bergantung kota tujuan.
Tujuan Riyadh, misalnya, menjadi yang tercepat dengan 1 jam 15 menit. Sementara ke Jeddah lebih lama 55 menit.
Culture shock adalah penyebabnya. Bagi pemain muslim seperti Karim Benzema, Kalidou Koulibaly, dan N’Golo Kante, hidup di Saudi bukan perkara sulit.
Bahkan, alasan mereka memilih Saudi Pro League karena bermain di negara yang sesuai dengan pilihan keyakinan setelah sekian tahun berkarier di Eropa yang mayoritas nonmuslim.
”Inisiatif itu (hidup di Bahrain, Red) menjadi pilihan mayoritas pemain nonmuslim,” tulis Daily Mail. Mereka adalah Ruben Neves dan Sergej Milinkovic-Savic yang sama-sama memperkuat Al Hilal SC serta Roberto Firmino di Al Ahli SFC.
Bahrain, meski didominasi muslim, lebih bebas daripada Arab Saudi. Salah satunya minuman beralkohol yang masih legal di sana. Hal itu tidak dijumpai di Arab Saudi.
Keberadaan bar dan restoran mewah yang menyajikan makanan nonhalal pun tidak sulit di Bahrain. Salah satunya CUT, restoran steak Amerika Serikat dengan koki Wolfgang Puck di Four Seasons Bahrain Bay.
”Cristiano Ronaldo dan kekasihnya, Georgina Rodriguez, pernah hidup di Four Seasons (awal-awal pindah ke Al Nassr, Red) sebelum boyongan ke mansion,” tulis The Sun.
Bahrain juga minim penduduk. Berdasar data kependudukan terbaru, hanya ada 1,48 juta orang yang hidup di sana. Bandingkan dengan penduduk Arab Saudi yang telah menyentuh angka 32 juta jiwa.
Dengan begitu, kehidupan pribadi mereka lebih tenang dan tanpa banyak sorotan dari media atau paparazi. Bahkan, para keluarga dan kerabat dekat juga bisa ikut hidup di Bahrain. Termasuk para agen mereka.
Pelatih anyar Al Ettifaq Steven Gerrard telah merasakan keuntungan menetap di Bahrain. Ibu kota Manama hanya berjarak sekitar 70 kilometer dari tempat tinggal mantan pelatih Aston Villa dan Rangers FC tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
