Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Juni 2023 | 16.56 WIB

Manchester City vs Inter Milan: Bisa Treble, Bisa Trouble

ERLING HAALAND - LAUTARO MARTINEZ - Image

ERLING HAALAND - LAUTARO MARTINEZ

Final Liga Champions

JawaPos.com - Yang satu sudah mengantongi gelar Premier League dan Piala FA, satunya lagi telah membawa pulang trofi Supercoppa Italiana dan Coppa Italia.

Jadi, duel final Liga Champions dini hari nanti WIB antara Manchester City dan Inter Milan adalah duel dua tim yang sama-sama memburu mimpi menjadi treble winners.

Bagi City, keberhasilan menundukkan Inter Milan akan menempatkan mereka sejajar dengan sang tetangga, Manchester United. The Red Devils sejauh ini menjadi satu-satunya tim Inggris yang pernah meraih treble.

Adapun bagi Inter, kemenangan di Ataturk Olimpiyat Stadyumu, Istanbul, akan kian mengukuhkan posisi mereka sebagai satu-satunya tim Italia yang pernah treble. Hebatnya lagi dengan komposisi trofi yang berbeda: saat sukses melakukannya pada 2010 di bawah kendali Jose Mourinho, Nerazzurri memenangi Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions.

Dua musim lalu, potensi treble City berubah menjadi trouble. Memenangi Premier League dan Piala Liga, mereka dibekuk Chelsea 0-1 di final Liga Champions.

”Harus diakui, tanpa gelar Liga Champions serasa ada yang hilang. Kurang lengkap. Kami harus memenanginya,” kata Pep Guardiola, pelatih City, seperti dilansir Manchester Evening News.

Guardiola berpeluang menjadi pelatih pertama yang mengoleksi dua treble. Trigelar sebelumnya diraih bersama FC Barcelona pada musim 2008–2009.

Berbagai bursa taruhan menempatkan City sebagai favorit. Tapi, tidak berarti itu membuat beban Inter sebagai underdog lebih ringan. Tetap ada beban mental.

Sebab, mereka kini menjadi satu-satunya harapan Italia untuk merebut gelar Eropa. Dua wakil Italia, AS Roma serta Fiorentina, lebih dulu kandas di final Liga Europa dan Liga Konferensi Europa.

Padahal, euforia tentang kebangkitan sepak bola Italia di Eropa setelah tim nasional mereka dua kali beruntun gagal ke putaran final Piala Dunia menggema sesaat setelah wakil mereka tampil di tiga final bulan lalu. ”Sama seperti City, kami juga memenangkan dua gelar musim ini. Kami layak tampil di final ini (Liga Champions dan layak menang, Red),” ujar Simone Inzaghi, pelatih Inter, seperti dilansir La Gazzetta dello Sport.

Sama-sama layak, sama-sama memburu gelar ketiga. Di laga sekrusial ini, kesalahan sekecil apa pun akan menjadi pembeda antara sukses meraih treble atau terjerembap ke dalam trouble. (io/c19/ttg)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore