Apartemen dengan 650 kamar menempati lahan yang dulunya kandang Arsenal, Highbury.
JawaPos.com - Selang 17 tahun pasca dinonaktifkan, Highbury belum sepenuhnya lenyap. Kenangan dan sensasi kejayaan Arsenal di era Arsene Wenger masih ada yang tersisa.
”Arsenal meninggalkan jiwanya di Highbury. Hanya keharusan bersaing dengan klub lain yang membuat kami membangun stadion baru (Stadion Emirates, Red).” Hal itu diucapkan Wenger kepada beIN Sports tiga tahun lalu.
Ya, jiwa The Gunners –julukan Arsenal– memang tidak akan bisa dilepaskan dari Highbury. Sebab, setelah pindah ke Emirates per musim 2006–2007, klub asal London Utara itu belum bisa juara Premier League.
Asa musim ini pun mulai tergerus seiring Manchester City telah mengambil alih puncak klasemen.
Highbury yang dulunya stadion kini berganti nama Highbury Square. Sebuah kompleks apartemen mewah yang ditaksir bernilai GBP 500 juta (Rp 9,25 triliun).
Kisaran harga setiap apartemen, total ada 650 apartemen, paling murah GBP 400 ribu (Rp 7,4 miliar) hingga yang termahal GBP 600 ribu (Rp 11 miliar).
Beberapa fasilitas standar apartemen seperti gym, area parkir bawah tanah, hingga keamanan 24 jam tersedia.
Tetapi, tidak akan bisa mengalahkan sensasi keberadaan taman rumput yang berada di tengah-tengah kompleks. Secara implisit, taman rumput itu seperti menjaga Highbury yang dulu dikenal sebagai stadion tidak akan pernah hilang.
Wenger diklaim punya andil atas keberadaan taman rumput tersebut. Pelatih berjuluk Le Professuer itu pula yang membuka peluncuran Highbury Square pada 2009. Masih ada beberapa bagian ikonik dari Highbury yang dipertahankan.
Antara lain tribun timur dan barat, patung tactician legendaris Herbert Chapman, hingga terowongan pemain dari ruang ganti menuju lapangan. ”Semua dilakukan untuk satu tujuan; mempertahankan atmosfer Highbury,” tulis Mirror.
Tribun timur dan barat seolah memberikan sensasi ketika menyaksikan langsung gol-gol top scorer sepanjang masa Arsenal Thierry Henry.
Apalagi, warna eksterior merah-putih dan logo meriam dipertahankan. Nostalgia makin lengkap dengan pintu gerbang putar yang sama seperti digunakan puluhan ribu Gooners ketika menonton langsung laga Arsenal di Highbury.
”Aku pernah mencium rumput di sana (Highbury Square, Red) hanya untuk mengucapkan selamat tinggal karena tahu tidak akan lagi bermain di sana. Aku tidak akan pernah lagi bermain di kebun kesayanganku,” beber Henry yang mengoleksi 228 gol bersama Arsenal dengan 214 gol di antaranya diciptakannya di Highbury.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
